Dugaan 4 Mobil Pimpinan DPRD Pamekasan Belum Kantongi STNK namun Digunakan Mobilisasi,ini Tanggapan Aktifis Zainal Erdogan Ir ‎

Sabtu, 4 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan,- Mobil Operasional 4 Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan diduga tidak mengantongi Surat Tanda Nomer Kendaraan ( STNK ),sehingga menuai kritikan dari salah satu Aktivis di Pamekasan, Zainal Erdogan Jr.

‎Sebab mobil operasional tersebut disinyalir belum memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang resmi dari Direktur Lalulintas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Dirlantas Polda Jatim).

‎Ia mengatakan bahwa semestinya 4 Mobil Pimpinan DPRD tersebut jangan digunakan untuk Mobilisasi karena belum memiliki STNK.

‎”Semestinya DPRD jangan memakai mobil yang belum memiliki STNK sebagai bentuk Edukasi kepada masyarakat bahwa DPRD Pamekasan taat aturan” ujar Zainal

‎Saya sudah konfirmasi kepada Pihak Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Sahrul bahwa Mobil tersebut sudah termasuk Aset Pemerintah Kabupaten Pamekasan namun mengenai Nomor Polisi (Nopol) Pihak Sekretaris Dewan Yang Faham.

‎”Pak Sahrul mengatakan jika mobil tersebut sudah termasuk Aset Pemkab Pamekasan karena kami yang bayar. Mengenai Nopol yang berubah dari M 3 AP menjadi L 1053 PRK itu pak Sekwan yang bisa. Hal ini membuktikan bahwa Pemkab Pamekasan masih belum taat aturan” Sambungnya

‎”Jika DPRD sebagai Pengawas Eksekutif Pemerintah Kabupaten Pamekasan Saja tidak taat Aturan, Bagaimana dengan Eksekutif Pemkab Pamekasan” Pungkasnya.(atr)

Berita Terkait

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya
Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.
Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.
KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:15

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41

Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59

KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA

Berita Terbaru