Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (ORDA) Kabupaten Cirebon masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi para cendekiawan Muslim untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan dan kemajuan Kabupaten Cirebon.
Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel bertema “Arah Kebijakan Daerah Mewujudkan Ketahanan Pangan, Energi Terbarukan, dan Lingkungan Hidup yang Teratur, Bersih, dan Maju.”
Bupati Cirebon Imron dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Sukana, menekankan pentingnya sinergi antara ICMI dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap pengurus MPD IJMI Orda Kabupaten Cirebon yang baru dapat bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujar Sukana.
Menurutnya, keberadaan ICMI diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi para cendekiawan Muslim, tetapi juga mampu memberikan gagasan dan pemikiran strategis yang dapat mendukung pembangunan daerah.
“Kami mengharapkan gagasan, pemikiran strategis, dan program kerja para cendekiawan Muslim dapat diaplikasikan secara langsung, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon dalam mendukung program-program prioritas daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua ICMI ORDA Kabupaten Cirebon, Asad, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Saya mengajak seluruh pengurus Orda Kabupaten Cirebon yang baru saja dilantik untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Cirebon,” ujar Asad.
Ia menegaskan, ICMI akan berupaya mengamalkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama serta mengkolaborasikannya dengan berbagai sumber daya yang tersedia untuk mendukung kemajuan Kabupaten Cirebon.
“Mari kita niatkan sebagai pengurus ICMI Orda Kabupaten Cirebon untuk berkontribusi, mengamalkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama, serta mengkolaborasikannya dengan seluruh sumber daya yang ada untuk menuju Cirebon yang lebih baik dan lebih maju,” tegasnya.
Ketua KORWIL ICMI Jawa Barat, Sutarman, turut mendorong ICMI Kabupaten Cirebon mengambil peran dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
“Dengan kemampuan yang dimiliki, ICMI harus bisa berkiprah untuk melakukan percepatan dalam mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Sutarman.
Salah satu gagasan yang disampaikan yakni pengembangan Desa Cendekia sebagai penggerak pembangunan di tingkat kecamatan.
“Satu kecamatan, satu Desa Cendekia dapat menjadi pilot project dan prime mover untuk melakukan percepatan dalam mencapai target-target pembangunan Kabupaten Cirebon,” tambahnya.
Sutarman optimistis kepengurusan ICMI Kabupaten Cirebon periode 2026–2031 mampu memberikan kontribusi yang semakin luas bagi masyarakat.
“Saya yakin ICMI Kabupaten Cirebon akan mampu bergerak lebih maju dan keberadaannya semakin diterima serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.
Pelantikan dan diskusi panel tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi ICMI ORDA Kabupaten Cirebon untuk memperkuat kolaborasi, mengembangkan gagasan, serta mengambil peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya di bidang ketahanan pangan, energi terbarukan, dan lingkungan hidup.
Sana













Komentar