Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram*— Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (21/8/2026), menjadi lokasi upacara peringatan Hari Juang Polri 2026. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. memimpin langsung upacara yang digelar mulai pukul 08.00 Wita.

Peringatan Hari Juang Polri punya kaitan erat dengan sejarah perjuangan kepolisian, setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Lima hari setelah kemerdekaan, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa Surabaya, membahas kedudukan kepolisian dalam negara Indonesia yang baru berdiri.

Diketahui, pada 21 Agustus 1945, Muhammad Jasin memimpin apel pagi di halaman Markas Polisi Istimewa Surabaya. Dalam apel tersebut, ia membacakan teks Proklamasi Polisi yang kemudian diikuti seluruh anggota. Setelah pembacaan, pasukan diperintahkan melaksanakan pawai siaga sebagai bentuk kesiapan menghadapi berbagai ancaman setelah kemerdekaan.

Momentum tersebut kemudian berkembang menjadi bagian penting perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Polisi terlibat dalam pelucutan senjata dari gudang Jepang, membagikan senjata kepada badan-badan perjuangan, mengirim personel ke sejumlah daerah untuk membantu perjuangan, hingga menghadapi kedatangan Sekutu dan Agresi Militer Belanda.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengatakan, sejarah tersebut perlu terus dikenalkan kepada setiap personel, agar semangat perjuangan para pendahulu tetap menjadi bagian dari pengabdian Polri.

“Hari Juang Polri menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu Polri. Semangat yang ditunjukkan Muhammad Jasin dan para anggota Polisi Istimewa Surabaya, harus terus hidup dalam pengabdian setiap anggota Polri,” ujar Irjen Kalingga.

Perjuangan polisi juga tercatat di berbagai daerah setelah Proklamasi Polisi. Lampiran sejarah mencatat perlawanan dan gerakan kepolisian di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi, Jambi, Palembang, Jakarta, Jawa Barat, hingga Yogyakarta dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Rangkaian sejarah tersebut kemudian menjadi salah satu dasar penting dalam penetapan Hari Juang Polri. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menerbitkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024, yang menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri.

“Hari Juang Polri bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menjaga semangat pengabdian, keberanian, integritas, dan loyalitas kepada negara serta masyarakat,” kata Kapolda NTB.

Irjen Pol. Kalingga berharap nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu tidak berhenti dalam rangkaian upacara. Semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

“Mari kita lanjutkan perjuangan para pendahulu melalui tugas kita hari ini. Hadir untuk masyarakat, menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, serta mempertahankan kepercayaan publik. Itulah cara kita menghormati perjuangan mereka,” tutup Irjen Pol. Kalingga

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru