GEKBRONG, 13 Agustus 2026 — Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Suryakancana di Kecamatan Gekbrong tidak sekadar menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Beragam program yang dijalankan di lima desa mulai menunjukkan aksi nyata dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal tersebut tergambar dalam Lokakarya Kecamatan Gekbrong yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi, refleksi sekaligus apresiasi terhadap seluruh rangkaian program KKN Universitas Suryakancana yang dilaksanakan di Desa Sukaratu, Desa Cikancana, Desa Cikahuripan, Desa Gekbrong, dan Desa Cintaasih.
Lokakarya tersebut dihadiri Camat Gekbrong beserta jajaran, para kepala desa dan perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Suryakancana, serta seluruh mahasiswa KKN yang bertugas di wilayah Kecamatan Gekbrong.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat sejauh mana program yang telah dilaksanakan mahasiswa mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Camat Gekbrong menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa KKN Universitas Suryakancana selama menjalankan pengabdian di lima desa.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu melahirkan kolaborasi yang kuat antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat. Program KKN diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi meninggalkan manfaat dan pengetahuan yang dapat terus dikembangkan setelah mahasiswa kembali ke kampus.
“KKN bukan hanya tentang datang, melaksanakan program, kemudian selesai. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang bisa dilanjutkan oleh masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi menjadi kata kunci dalam pelaksanaan KKN di Kecamatan Gekbrong. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami persoalan sosial, potensi desa, serta kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan di masing-masing desa, mahasiswa KKN diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong munculnya inovasi baru di tingkat desa.
Lokakarya ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Universitas Suryakancana dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat Kecamatan Gekbrong.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjaga sehingga program-program positif yang telah dirintis selama KKN tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian.
Dengan semangat “dari kampus untuk masyarakat”, kehadiran mahasiswa KKN Universitas Suryakancana di Kecamatan Gekbrong menjadi bukti bahwa dunia pendidikan dapat mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Bukan sekadar hadir, tetapi memberi arti. Bukan sekadar menjalankan program, tetapi meninggalkan manfaat.
Penulis : Aa Gacor
Editor : Cox Tea














Komentar