Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon Jawa Barat//Peredaran Minuman Keras (Miras) di Wilayah Kecamatan Kapetakan rupanya sangat merajalela, mereka berani menjual miras bebas. Bahkan disinyalir mengedarkan tanpa izin resmi.

Di wilayah desa pegagan lor kecamatan kapetakan terdapat tiga lokasi penjual miras terkenal dengan penjual miras terbesar .

Informasi yang di himpun awak media penjual miras tersbut menyediakan miras berbagai merk, bahkan penjualanya secara dering (online) kapan warga butuh pemilik warung langsung antar pesanan ke pelanggan.

Anehnya lagi, tempat penjual miras tersebut tak tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum ( APH), sehingga muncul dugaan di kalangan masyarakat.

Selain peredaran miras yang sangat bebas, dampak dari permasalahan ini bisa semakin meluas.

Di sisi lain, pihak Pemerintah Desa ( PEMDES) pegagan lor sudah mengetahui keberadaan penjual miras tersebut. namun, pihak pemdes sudah jenuh dikarenakan sudah memperingatkan oknum penjual, namun, tidak di indahkan, terkait penindakan itu ranahnya kepolisian dan Satpol PP.,” Singkatnya

“Tak hanya Miras Bebas dijual, maling atau pencuri kendaraan bermotor juga semakin banyak berkeliaran dan merajalela, kemarin ada warga pegagan lor di blok silayur jadi korban pencurian padahal kendaraan bermotor ada di dalam rumah, tidak di parkir di luar,” Jelas ini meresahkan masyarakat , Imbuhnya Rabu (9/September 2026)

Selain itu, Warga masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum khususnya Polsek Kapetakan segera melakukan razia dan penutupan lokasi perumahan lapak miras tersebut. Mereka khawatir generasi muda di wilayah kecamatan kapetakan akan semakin terjerumus dan keamanan lingkungan semakin tidak kondusif.

(Biro Cirebon)

Penulis : Wadira

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit
PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI PECAT DAN PENJARAKAN KADIS YANG MENGHALANGI TUGAS WARTAWAN
‎Tuntut Transparansi Kasus Emas Ilegal Bangkalan, APMP Jatim Serahkan Dumas ke Bidpropam Polda Jatim ‎
Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un — R.K. Fauzi Ali Bin Rahmo Abdul Fatah, Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kebun Sari, Berpulang
Klaim vs Fakta , Tiang Teras Anggota BPD di Jalan Desa Payudan Daleman: Pengukuran Ulang Satu-Satunya Jalan Keluar
Workshop P4GN Perkuat Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba di Cirebon
‎Hari Keempat Penyaluran Air Bersih — DPC Madas Sedarah Pamekasan Jangkau Tanjung dan Majungan, Bertepatan dengan Tradisi Petik Laut
Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Program Polisi Sahabat Generasi Muda di SMPN 1 Selajambe

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:54

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:57

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI PECAT DAN PENJARAKAN KADIS YANG MENGHALANGI TUGAS WARTAWAN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:54

‎Tuntut Transparansi Kasus Emas Ilegal Bangkalan, APMP Jatim Serahkan Dumas ke Bidpropam Polda Jatim ‎

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:13

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un — R.K. Fauzi Ali Bin Rahmo Abdul Fatah, Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kebun Sari, Berpulang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:04

Klaim vs Fakta , Tiang Teras Anggota BPD di Jalan Desa Payudan Daleman: Pengukuran Ulang Satu-Satunya Jalan Keluar

Berita Terbaru