Viral Konten Menghina Masyarakat Surakarta, Wanita Berkacamata akan Ditempuh Kejalur Hukum.

Minggu, 7 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

journalnews.id– Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Utara, yang asli berasal dari desa Surakarta, DONIMANSYAH Amd mengecam keras terkait beredarnya video seorang wanita bersama dengan beberapa orang temannya yang sedang menghadiri akad nikah Warga masyarakat Surakarta.

Terlihat dalam video yang beredar luas, ketiga wanita dimana salah seorang mengenakan kacamata hitam sedang berniat menghadiri pesta pernikahan Ansori dan atika putri ayu di desa Surakarta kec Abung timur kabupaten Lampung Utara. Sabtu (6/1/2024)

Wanita tersebut terlihat saat rombongan pihak besan tiba, dimana salah satu nya anak perempuan yang tak tau dari mana asal nya membuat konten video yang berisikan penghinaan terhadap Desa Surakarta.

.”Halo lagi pesta dikampung, tapi kampungan Lo, di kampung merengut karena pesta di kampung, Nina masih bisa senyum gak” ujar wanita tersebut, sambil wanita yang memakai kaca mata warna hitam tersebut tertawa.

Dan mengatakan “Tika ini nyusahin bener, nikah di pelosok bangsat” Kata wanita berkacamata hitam dalam video, seolah-olah mengejek desa Surakarta

Sebagai putra daerah Surakarta, Doni Ketua PWRI Lampung Utara mensomasi oknum wanita berkacamata tersebut untuk segera meminta maaf ke pada seluruh warga desa Surakarta kec Abung timur kabupaten Lampung Utara.

“Wanita tersebut harus segera meminta maaf, jika tidak maka kami akan membawa persoalan penghinaan terhadap masyarakat Surakarta ini ke ranah hukum” tegas Doni dengan nada marah setelah melihat video yang beredar tersebut.

“Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali, oknum wanita berkacamata yang telah menghina kampung kami harus menerima efek jera dari kelakuannya” ungkap Ketua PWRI kabupaten Lampung Utara Dengan nada marah, tutupnya.
(Tim)

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru