Diduga Langgar SOP Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, Kepala SPPG Bobojong 1 Cianjur Justru Persoalkan Kedatangan Media

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Bobojong 1, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, diduga tidak sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN). Di tengah sorotan itu, Kepala SPPG Bobojong 1 justru mempersoalkan prosedur kedatangan awak media.

Dugaan pelanggaran tersebut mencuat setelah sebuah mobil pikap bak terbuka terekam kamera mengangkut tumpukan ompreng MBG melintas di Desa Ciandam, seperti terlihat dalam foto yang diterima redaksi.

Ompreng-ompreng tersebut tampak ditumpuk tanpa penutup yang memadai, sehingga diduga rawan terpapar debu dan kontaminasi. Padahal, dalam juknis BGN, distribusi MBG wajib menjaga higienitas dan keamanan pangan, salah satunya dengan armada tertutup.

Saat dikonfirmasi di lokasi pada Rabu (23/9/2026), Kepala SPPG Bobojong 1, Icha, belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait armada distribusi tersebut. Ia justru menyoroti kedatangan wartawan yang dinilai tidak berizin.

“Saya paham maksudnya Bapak-bapak, di sini ada SOP-nya Pak, ini lagi jam produksi juga. Seharusnya kalau mau masuk izin dulu, harusnya Satpam atau Aslap itu telepon dulu ke saya, ini tidak ada konfirmasi ke saya,” ujarnya.

Padahal, sebelum menemui Icha, awak media telah meminta izin kepada petugas keamanan dan Asisten Lapangan (Aslap) di lokasi.

Terkait kehadirannya yang baru tiba sekitar pukul 07.00 WIB, Icha menyebut jadwalnya fleksibel.

“Saya selang-seling Pak, memang kami suka ke sini subuh jam dua, karena hari ini saya ada perlu dulu. Jadi saya nggak bisa ke sini jam dua subuh dulu, karena memang jam kerja saya itu jam 2 subuh sampai jam 8 pagi,” tuturnya.

Saat ditanya soal pikap terbuka pengangkut ompreng, Icha mengaku belum mengetahui dan berdalih akan mengecek ke Posyandu Ciandam.

“Boleh Pak, tapi nanti jam sebelas baru konsen di sana, maksudnya saya tidak tahu-menahu perihal ini. Pas Korcam telepon juga saya tidak tahu itu mobil siapa,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari SPPG Bobojong 1terkait dugaan penggunaan armada terbuka dalam distribusi MBG tersebut.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan
‎MD Narapida Lapas Kls II A Pamekasan Kembali Jalani Sidang, Atas Dugaan Penggelapan Motor Milik Penjual Nasi Lalapan Asal Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan ‎
Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan
‎Apresiasi Bung Taufik Dalam Penyelesaian Perkara Jufri Selesai melalui Restoratif di Polres Pamekasan
Leganya Warga Kesesi Pekalongan, Deretan Jeriken Akhirnya Terisi Air Bersih Bantuan Propam Polri
Polsek Gunung Jati Bersama Stakeholder Tangani Kebakaran Kandang Kambing di Klayan, Puluhan Ternak Mati
FKPPI Kota Cirebon Teguhkan Semangat Bela Negara dalam Peringatan HUT ke-48
Pasca Kebakaran Hutan di Kandangserang, Polisi dan Petugas Gabungan Sisir Titik Rawan Api

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:50

Diduga Langgar SOP Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, Kepala SPPG Bobojong 1 Cianjur Justru Persoalkan Kedatangan Media

Selasa, 22 September 2026 - 16:59

Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan

Selasa, 22 September 2026 - 13:32

‎MD Narapida Lapas Kls II A Pamekasan Kembali Jalani Sidang, Atas Dugaan Penggelapan Motor Milik Penjual Nasi Lalapan Asal Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan ‎

Selasa, 22 September 2026 - 13:22

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan

Senin, 21 September 2026 - 16:41

‎Apresiasi Bung Taufik Dalam Penyelesaian Perkara Jufri Selesai melalui Restoratif di Polres Pamekasan

Berita Terbaru