Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews.id // LAHAT — Keberadaan sebuah mobil dinas jenis Suzuki APV berwarna hitam dengan nomor polisi BG xx E, yang disebut sebagai aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, mulai dipertanyakan. Kendaraan berpelat merah tersebut diduga masih berada dalam penguasaan mantan oknum ASN Pegawai Stap Sekretariat dewan Dprd Lahat.

Sorotan muncul setelah kendaraan yang sebelumnya disebut digunakan sebagai kendaraan dinas oprasional di bagian perlengkapan Sekretariat Dprd (Sekwan) itu dikabarkan masih berstatus milik Aset Pemerintah daerah Kabupaten Lahat.

Mobil bermerek Suzuki APV warna hitam tersebut sampai sekarang masih dijadikan kendaraan pribadi oleh oknum ASN mantan pegawai bagian Perlengkapan sekwan Dprd Lahat. Mobil dinas tersebut masih bersatus Aset negara.

Di jelaskan” Salah seorang nara sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mempertanyakan keberadaan serta status kendaraan tersebut masih milik aset pemerintah. Menurutnya, jika benar mobil itu merupakan aset daerah, maka keberadaan dan siapa yang menguasainya saat ini perlu dijelaskan secara terbuka.

“Kalau memang itu kendaraan milik pemerintah daerah, masyarakat tentunya ingin tahu sekarang ada di mana dan siapa yang memegangnya. Apalagi kalau pejabat yang sebelumnya menggunakan kendaraan tersebut sudah bukan lagi pegawai di sini” kata sumber.(2026 September 12)

Terkait, persoalan tersebut turut mendapat sorotan media publik, aktivis asal lahat. mengatakan dirinya memperoleh informasi bahwa mobil Suzuki APV hitam berstatus milik Pemerintah daerah, dilingkungan Sekretariat Dprd Lahat sampai sekarang belum dikembalikan oleh mantan pegawai Sekwan Lahat.?

Menurutnya, persoalan ini semestinya langsung diarahkan pada kesimpulan adanya pelanggaran sebelum status administrasi kendaraan diperiksa. Namun, Pemkab Lahat perlu menelusuri data inventaris untuk memastikan siapa pengguna atau pemegang status kendaraan tersebut saat ini masih milik aset pemerintah.*tim

Terpisah sampai saat ini, belum ada tanggapan pihak terkait dan sekwan Dprd kabupaten lahat, terkait mobil dinas kendaraan oprasional milik pemerintah daerah dilingkungan Dprd lahat.hingga berita ini kàmi Publikasikan.

Penulis : Frengky

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:39

Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Berita Terbaru