TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT || Kritik Mengenai Pawai pembangunan di Kabupaten Lahat yang dinilai menghamburkan uang negara merupakan cerminan dari sudut pandang masyarakat terkait pentingnya efisiensi anggaran.ini selalu muncul setiap tahun saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI,di mana ada dua sudut pandang utama yang saling bertolak belakang. Selasla(17 Agustus 2026),

Berikut evaluasi mendalam mengenai pro dan kontra pelaksanaan pawai pembangunan tersebut terhadap Penggunaan anggaran
Masyarakat yang melayangkan kritik umumnya melihat acara ini dari kacamata fungsional dan penghematan biaya
Pemborosan Dana anggaran besar yang dikeluarkan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga desa dinilai lebih bermanfaat jika dialokasikan langsung untuk perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, atau bantuan modal bagi warga miskin.

Minim asas manfaat jangka panjang Pawai dinilai sebagai kegiatan seremonial yang bersifat sesaat (hanya berlangsung beberapa jam) tanpa memberikan dampak nyata bagi pembangunan fisik daerah.

Beban Finansial Peserta Instansi atau sekolah sering kali harus mencari dana tambahan atau iuran mandiri demi menampilkan pertunjukan dan mobil hias yang megah, yang terkadang dinilai membebaskan.

Dampak sosial dan ekonomi lokal di sisi lain, pemerintah daerah dan pendukung acara melihat pawai memiliki fungsi penting di luar hitungan matematika anggaran Perputaran ekonomi rakyat, acara ini menjadi berkah besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ribuan penonton yang memadati jalur pawai berbelanja di pedagang kaki lima, mainan, makanan, dan minuman jasa penyewaan baju adat, salon rias,hingga dekorasi kendaraan juga meraup keuntungan berlipat gawang.

Hiburan rakyat gratis pawai pembangunan berfungsi sebagai ruang hiburan massal yang mempertemukan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang kelas sosial.Panggung Kreativitas & Edukasi Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak sekolah dan komunitas untuk menampilkan bakat (seperti drumband dan baris-berbaris) serta menyampaikan informasi program pembangunan yang sedang berjalan kepada publik.

Perlu di ketahui saat ini jalan tengah menuju Efisiensi yang Nyata” Kritik dari Pemerhati Kakbupaten Lahat sebenarnya menjadi pengingat penting bagi Pemerintah Kabupaten Lahat. Agar efisiensi tidak sekadar menjadi “TOPENG”, pemerintah daerah dapat mengambil langkah evaluasi seperti, membatasi anggaran kemegahan menetapkan batas atas (Plafon) biaya dekorasi mobil hias agar OPD tidak bahwa berlomba-lomba menghabiskan anggaran secara berlebihan.

Fokus pada Kreativitas berbasis Limbah atau daur ulang. Mewajibkan dekorasi menggunakan bahan yang murah dan ramah lingkungan dari pada membeli bahan-bahan mahal sekali pakai.

Transparansi anggaran membuka laporan pengeluaran acara perayaan agar masyarakat tahu bahwa uang negara digunakan secara bertanggung jawab”**

Jurnalis: Fr.As

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru