Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Pekalongan Amankan Dua Pelaku

Kamis, 20 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di wilayah hukum Polres Pekalongan.

“Ada dua pelaku yang ditangkap S (30) warga Desa Jagung, Kecamatan Kesesi dan dan AK (28) warga Desa Depok Kecamatan Lebakbarang,” kata Kasat Reskrim AKP Danang Sri Wiranto, S.H., M.H saat dikonfirmasi, Rabu (19/03/2025).

Menurutnya, modus dari kedua pelaku adalah dengan melakukan pembelian bahan bakar minyak jenis pertalite yang dimasukkan ke dalam tangki sepeda motor, kemudian disedot menggunakan selang dimasukan ke dalam jerigen. Selanjutnya, pertalite yang sudah dipindahkan dijual kepada orang lain.

AKP Danang menjelaskan, penangkapan bermula ketika anggota Satreskrim Polres Pekalongan ini mendapatkan informasi dari warga masyarakat bahwa di SPBU KAJEN 44.511.14 yang berada di Sumurbandung, Gejlig, Kecamatan Kajen, ada seseorang yang melakukan pembelian dan pengangkutan bahan bakar minyak bersubsidi jenis pertalite.

Dari informasi tersebut, petugas segera melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan yang kemudian mengetahui bahwa informasi tersebut benar adanya.

Lanjut Kasat Reskrim, pada Senin 17 Maret 2025 sekitar pukul 12.30 wib, petugas mendapati pelaku dengan menggunakan SPM Suzuki Thunder berwarna orange membeli bahan bakar minyak jenis pertalite secara berturut – turut.

“Usai membeli, kemudian orang tersebut menuju ke sebuah kebun yang berada di Desa Gejlig, Kecamatan Kajen, dimana saat itu anggota sedang melakukan pembuntutan,” ujarnya.

Petugas selanjutnya menghampiri pelaku dan mendapati 10 jerigen berwarna biru ukuran 32 liter dan 1 buah selang berwarna biru dengan panjang 50 meter. Setelah dilakukan pengecekan dari jerigen itu, petugas mendapati 6 dari 10 jerigen berisikan BBM jenis pertalite, dan 1 jerigen berisikan setengah saja.

Ketika petugas melakukan pengecekan, tiba-tiba datang pelaku lainnya yang akan membawa jerigen yang sudah terisi BBM.

“Satu pelaku lagi datang dengan mengendarai KBM Mitsubishi Colt berwarna Hitam dengan No. Pol E 8184 AW untuk mengangkut jerigen yang sudah terisi BBM,” imbuh AKP Danang.

Dari kejadian itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 6 buah jerigen berwarna biru ukuran 32 liter berisikan bahan bakar minyak jenis pertalite, 1 buah jerigen berwarna biru ukuran 32 liter berisikan setengah jerigen atau 16 liter, 3 jerigen kosong ukuran 32 liter, 1 buah selang dengan panjang 50 cm berwarna biru, 1 Unit SPM merek Suzuki Thunder berwarna orange, 1 Unit KBM Mitsubishi Colt berwarna Hitam dengan No. Pol E 8184 AW dan uang tunai sejumlah Rp. 1.120.000,-

Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Pekalongan guna pemeriksaan lebih lanjut. (afk)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru