Salah Satu Anggota DPRD Cianjur (Fraksi Golkar) Di Duga Tersangkut Kasus Gratifikasi

Rabu, 31 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News, Cianjur – Anggota DPRD Cianjur dari fraksi Partai Golkar inisial UAS, di duga terlibat kasus gratifikasi dan penipuan, pada proyek aspirasi pembangunan penambahan volume infrastruktur jalan.

Berdasarkan kronologi peristiwa, yang disampaikan kuasa hukum Hendri (terdakwa) pada persidangan kasus penipuan dan penggelapan di Pengadilan Negeri Cianjur, yakni Dr.Buchori Muslim, SH, MH dan rekan, salah satu pria yang biasa di panggil akrab pa haji merupakan sebagai karyawan di perusahaan swasta yang bergerak pada jasa konstruksi bangunan. Pa haji tersebut kemudian menitipkan sejumlah nominal uang pada saudara Hendri (klien kami), dimana uang titipan itu agar di berikan pada seseorang yang bisa memenangkan lelang tender proyek, salah satu nya pada anggota DPRD Cianjur (Fraksi Golkar) inisial UAS itu.

Hendri sendiri, dilaporkan oleh pihak perusahaan, dan saat ini sudah menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Cianjur. Menurut saya, dilihat dari delik aduan yang dialami klien kami (Hendri) lebih mengarah pada dugaan gratifikasi pada proyek Pemda Cianjur. Hal itu berdasar pada barang bukti dan juga keterangan para saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Ujar Dr Buchori, SH, MH pada awak media melalui telpon whatsapp pribadinya, Rabu sore (31/01/2024).

Buchori menambahkan, dalam proses persidangan yang saat ini masih berlanjut di Pengadilan Negeri Cianjur, sudah jelas dalam narasi bahwa sejumlah nominal uang itu adalah sebagai uang pelicin dan dalam kwitansi penyerahan uang itu tertulis sebagai uang titipan guna di sampaikan pada salah satu Kepala Dinas di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda Cianjur.

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru