OKNUM ASN PEMKAB CILACAP INISIAL AF DAN RR ISTRI PENGUSAHA DI CILACAP MENJALANI SIDANG PERDANA KASUS ASUSILA*

Jumat, 19 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News//Cilacap (18/04/2024) Setelah melalui proses cukup lama penanganan Kasus Amoral Oknum Pejabat ASN Kab. Cilacap, akhirnya Terdakwa inisial AF (Oknum ASN) dan RR (Istri Pengusaha), menjalani proses persidangan perdana dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Kejahatan Terhadap Kesusilaan, sesuai dengan pasal 281 KUHP di Pengadilan Negeri Cilacap. Dengan Perkara Nomor : 90/Pid.B/2024/Pn.Clp.

Sekira pukul 12.28 WIB Terdakwa AF berjalan sendiri dengan tergesa-gesa di area Parkir PN Cilacap, menggunakan masker warna coklat dan setelan kemeja hitam lengan panjang berkerah merah batik. Setelah tim mengetahui kedatangan AF, Tim Media segera mendatangi untuk konfirmasi dan meminta dokumentasi. AF hanya diam dan bergegas berjalan masuk menuju Ruang Cakra PN Cilacap.

Sidang dilaksanakan secara tertutup dengan hasil Esepsi, sesuai informasi yang diberikan oleh Edi Sarwono, SH, MH selaku Penasihat Hukum Korban H. Suryo Sudarmo (Korban/ Suami RR).
Setelah menggali informasi Pelaksanaan Sidang tertutup tersebut memadai, Tim segera menuju Pendopo Kabupaten Cilacap untuk mendapatkan informasi tentang dasar hukum Oknum ASN inisial AF belum di Nonaktifkan sebagai ASN. Tim menuju Bagian Hukum untuk bertemu dengan Kabag Hukum atau yang mewakilinya, salah satu pegawai menyampaikan beliau sedang rapat. Tidak sampai disitu, Tim menggali informasi ke Kantor Inspektorat Kab. Cilacap dan diterima oleh ibu Hesti dan rekan. Beliau menyampaikan akan dibentuk Tim sesuai instruksi dari Pj. Bupati Cilacap.

Harapan H. Suryo Sudarmo (Korban/ Suami RR) agar oknum Pejabat ASN inisial AF dan RR (Istri Korban) dapat diganjar dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya serta memberikan efek jera kepada para terdakwa agar tidak mengulangi perbuatannya. Sehingga dalam perkara ini anggapan masyarakat mengenai hukum tajam kebawah dan tumpul ke atas itu tidak terjadi di wilayah Kab. Cilacap.

Tanggapan dan harapan masyarakat sebut saja HR mengenai penanganan kasus ini berjalan sangat lambat. Perkara Amoral yang menyeret Oknum Pejabat ASN inisial AF sangat mencoreng nama baik instansi pemerintahan khususnya di Pemkab Cilacap
Berharap proses peradilan dapat berjalan dengan tertib dan lancar, serta memberikan putusan yang berkeadilan, pungkasnya.(Supriyadi)

****Bersambung****

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru