Maraknya Pengedaran Obat Tramadol, Polres Cianjur Harus Tegas.

Senin, 24 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur // Maraknya pengedaran OKGT ( obat keras golongan tertentu ) berjenis Tramadol dikabupaten Cianjur, Polres Cianjur harus tidak tegas, pasalnya banyak yang sudah menjadi korban akibat memakai, mulai dari anak anak hingga dewasa.

Dr. Sultan Junaidi, S.H., M.H saat diwawancara senin, (24/06/24) di pengadilan Negeri Cianjur mnengatakan,” kepolisian Cianjur sebenarnya tidak ada kemauan untuk memberantas penjualan obat terlarang tersebut, hari ini saya sudah mendatangi kantor Kasat Narkoba Polres Cianjur, kebetulan beliau sedang tidak ada dikantor karena ada giat lain.

” Tujuan saya datang ke Kasat Narkoba ingin menekan agar segera menangkap pengedar atau penjual obat Tramadol tersebut, selain itu, kenapa saya menekan karena selama ini saya melihat di beberapa media membawa nama orang Aceh tempat kelahiran saya.

Karena saya tahu titik pengedar dan penjual yang berada di kabupaten Cianjur bahkan bos obat tramadolnya juga saya sudah tahu”, ucapnya.

Disinggung yang selama ini diduga ada pemasukan ke pihak tertentu dari polres cianjur, Dr.Sultan Junaidi mengatakan” say sudah mendapatkan informasi terkait itu, dan informasi itu bisa akurat karen saya tahu siapa saja yng sering koordinasi dengan pihak terkait yang merupakan Bigbos dari pemilik obat itu.

Saya selaku tokoh masyarakat Aceh dan Tokoh masyarakat yang sudah lama tinggal di Cianjur, jadi say tidak mau anak anak khususnya yang masih ditingkat dasar SDN Cianjur menjadi korban akibat obat obatan keras, karena bisa merusak generasi berikutnya.

Dan apabila saya sudah bertemu Kasat Narkoba kalau obat keras jenis Trmadol masih dijual bebas, maka saya akan melangkah dan melaporkan ke pihak mabes Polri”.Tutupnya.

 

 

Berita Terkait

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di Persidangan
Tiga Pengamen Dibekuk, Kasus Curanmor yang Meresahkan Warga Cirebon Berhasil Terungkap
Perempuan Titipan Dinsos di Sukabumi Diduga Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54

Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:25

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:17

Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Berita Terbaru