Lidikkrimsus RI Tangkap Mafia Tanah di PT.IJAB : JPU Tuntut 5 Bulan Kelima Terdakwa Terkait Lahan Milik Khodijah dirusak Yang Belum Giganti Untung 

Rabu, 9 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter: Frengki.As

Media Group

Journalnews.id // LAHAT — Sidang tuntutan oleh JPU terhadap 5 Terdakwa digelar di pengadilan Negeri Lahat terkait lahan milik Khodijah seluas 1 hektar lebih diantaran kejahe kini sudah Digusur oleh pihak perusahaan tambang batubara PT.IJAB Grup Bumi Waras Lampung.

Pemilik lahan ibu Khodijah saat ditanya wartawan dia belum pernah merasa menjual kepada siapapun, baik kepada pihak PT.IJAB, dan pernah ditawar pihak perusahaan Rp 90 ribu per meter, ” eh beberapa hari ironisnya lahan kebun saya di gusur dan dirusak dan hingga kini belum dibayar oleh pihak perusahaan tambang batubara PT.IJAB, keluh “: Khodijah

Saat ini hampir 5000 M2 sudah Digusur dan rata dengan tanah digunakan untuk rumahan pembibitan penghijauan tutur ” Khodijah saat menghadiri sidang terhadap 5 terdakwa di PN Lahat Rabu (9/10/2024)

Khodijah merasa dirugikan lahan miliknya belum dibayar oleh pihak perusahaan ” kok tahu tahu dirusak lebih kurang 1/2 hektar yang Digusur dan diduga oleh pihak perusahaan tambang batubara IUP PT.IJAB,” jelasnya

Sidang hari ini dipimpin Hakim Ketua Ibu Melissa, S.H., M.H.Hakim Anggota Quinta Lestari, S.H.Hakim Anggota Diaz Nurima Sawitri, S.H., M.H

Panitera Pengganti Eva Erliza.ZA, S.H

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Membacakan Tuntutan Nya terhadap terdakwa 5 bulan, namun salah satu terdakwa ditanya hakim ketua akan mengajukan secara tertulis Sidang dilanjutkan pada tanggal 16 Oktober 2024,

Pantauan wartawan sidang sempat molor 30 menit dari jadwal ditentukan pukul 14.00 wib,

Terpisah Ketua Harian LIDIKKRIMSUS RI Rhodi Irfanto,SH saat diminta tanggapan nya, pihak perusahaan tambang batubara PT.IJAB grup bumi waras Lampung pak Widarto, pihak perusahaan harusnya jangan asal main gusur, ini bisa di pidana siapa yang melakukan itu, jangan asal main serobot lahan milik Khodijah, pinta “: Rhodi Irfanto

Lidikkrimsus RI akan mengawal kasus ini, diduga adanya mafia tanah ini harus disikat kami harapkan bapak Kapolri Untuk memberantas mafia tanah ditambang batu bara di PT.IJAB pungkas” Rhodi

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru