Koparat Kecewa atas Mandeknya Proses Hukum Dugaan Kasus Korupsi di Kabupaten Pamekasan,Massa Aksi Bakar Sepeda Motor

- Penulis

Kamis, 19 Oktober 2023 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, – Sebelum bergerak ke kantor Bupati Pamekasan, Massa aksi Koalisi Pamekasan Hebat Rakyat Menggugat (Koparat) sebelum bergerak ke Kantor Bupati Kabupaten Pamekasan,masa aksi melakukan aksi pembakaran sepeda motor di monumen Arek Lancor Pamekasan,Madura Jawa Timur,serta dilanjutkan massa aksi bergerak dari Monumen Arek Lancor menuju depan kantor Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Kamis (19/10/2023).

Aksi pembakaran Sepeda motor merupakan bentuk kekecewaannya atas dugaan kasus korupsi yang terjadi diwilayah Pemkab Pamekasan Prosesnya tidak jelas atau jalan ditempat,serat nantinya pihak Koparat akan terus melakukan pengawalan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi demonstrasi sekaligus bakar motor sebagai bentuk Kekecewaan atas mandegnya sejumlah kasus besar di Pamekasan,” kata Zaini wer wer koordinator aksi yang juga merupakan presiden forum NGO Madura

Wer wer sapaan akrab nya menyebutkan, beberapa kasus dugaan korupsi yang mandek itu diantaranya, Dugaan korupsi Mobil sigap, Pokmas fiktif di desa Cenlecen Pakong dan Dugaan korupsi gebyar batik serta Kendaraan dinas tidak taat bayar pajak.

“Kami mendesak pemerintah eksekutif dan yudikatif agar memperjelas kasus tersebut. Mobil sigap sudah 3 tahun di kejaksaan dan pokmas fiktif dan kendaraan dinas tidak taat bayar pajak di tangani kejaksaan,gebyar batik di tangani kepolisian jelas,” lanjutnya.

Zaini wer wer mendesak, agar pemerintah segera menyelesaikan dugaan kasus korupsi tersebut. Ia meminta evaluasi kinerja dari inspektorat di hadapan PJ Bupati Pamekasan Masrukin, serta pendemo mendesak agar PJ Bupati Pamekasan segera ambil sikap tegas terkait mandeg nya beberapa kasus besar di Pamekasan

“Kami mendesak agar melakukan Evaluasi kinerja Inspektorat dan mempertanyakan komitmen PJ Bupati Pamekasan dalam berantas korupsi di Pamekasan serta aparat penegak hukum.tandas nya.

Sementara di halaman kantor bupati Pamekasan pendemo hanya di temui oleh perwakilan dari inspektorat dan utusan dari PJ Bupati Pamekasan dengan alasan tidak bisa menemui peserta aksi karena ada agenda ke dinasan.

Sehingga peserta demonstran memilih segera membubarkan diri dengan rasa kecewa karna yang ber kopeten dan pengambil kebijakan tidak bisa menemui domonstran dan mereka ancam akan lakukan demo lanjutan ke kantor inspektorat dan ke kantor aparat penegak hukum wilayah kab Pamekasan.(ahd)

Berita Terkait

Penambang Tewas Tertimpa Batu di Galian Cikalongkulon yang Diduga Ilegal
Bus Mercedes Masuk Parit di Cikalongkulon, Jalan Raya Sempat Tertutup
Kasus Tabrak Lari Tewaskan Pengacara DN di Cianjur Belum Belum Ada Titik Temu Untuk Kesepakatan, Pengamat Hukum Soroti Penanganan
Monyet Liar Kembali Renggut Korban di Cianjur, Bocah 6 Tahun Terluka Parah
Truck Hino Terguling di Cikalongkulon, Sopir Selamat
Depresi, Siswi Sekolah Dasar Di Kecamatan Sukaresmi Cianjur Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual
Mayat Perempuan Ditemukan di Waduk Cirata, Cianjur: Diduga Kuat Korban Hanyut Setelah Sepeda Motor Terjatuh
Kebakaran Besar Melanda Kp. Pasekon, Cipanas : 12 Rumah Hangus, 2 Orang Luka
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:50 WIB

Penambang Tewas Tertimpa Batu di Galian Cikalongkulon yang Diduga Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:21 WIB

Bus Mercedes Masuk Parit di Cikalongkulon, Jalan Raya Sempat Tertutup

Jumat, 24 April 2026 - 12:04 WIB

Kasus Tabrak Lari Tewaskan Pengacara DN di Cianjur Belum Belum Ada Titik Temu Untuk Kesepakatan, Pengamat Hukum Soroti Penanganan

Rabu, 15 April 2026 - 20:13 WIB

Monyet Liar Kembali Renggut Korban di Cianjur, Bocah 6 Tahun Terluka Parah

Jumat, 3 April 2026 - 14:45 WIB

Truck Hino Terguling di Cikalongkulon, Sopir Selamat

Berita Terbaru