PROF DR SUTAN NASOMAL : RAKYAT INDONESIA BERTERIMAKASIH KE PRESIDEN RI BERSAMA JAJARANNYA BONGKAR KORUPSI DAN HUKUM MATI

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Bukti nyata perang terhadap para koruptor mulai ditabuh Presidenku presidenmu. Presiden kita semua yth Bapak Jenderal Haji Prabowo Subianto dengan tertangkapnya koruptor paus Pejabat tinggi Dilingkungan Kejagung RI. masyarakat mulai percaya pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto perang terhadap koruptor yang dibayang bayangi hukuman mati menanti para koruptor ini sejarah baru dalam negeri kita”, ujar Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) menjawab pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 24/7/2026 via telpon selulernya.

Sebuah kekaguman yang luar biasa dan ucapan terimakasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajarannya telah membongkar Korupsi di jampidsus yang telah jelas bahwa Presiden RI sangat serius akan menelusuri semua Korupsi di lembaga pemerintahan pusat sampai ke akarnya pemerintahan.

Memang tak boleh di biarkan oknum tikus berbaju lembaga pemerintah memperkaya diri dan memiskinkan Negara Indonesia. Pesan Prof Sutan Nasomal SH,MH agar jangan kasih kendor dan gass terus bongkar semua permainan korupsi di semua alur yang saat ini telah terdeteksi.

Rasa Cinta yang sangat luas masyarakat Indonesia kepada Pak Presiden RI Prabowo Subianto dengan dukungan besar agar pengawasan Korupsi terus di laksanakan. Maka perlu ketegasan yang kuat agar bisa mengalahkan para oknum tikus berbaju pemerintahan yang memperkaya diri korupsi serta berkelompok kelompok merusak masa depan Indonesia

Prof Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media : Para oknum tikus yang berkhianat pada Negara Indonesia memang telah merasa sangat mampu menipu hukum atau merasa menang karena saling terlibat dengan cara cara oknum sang atasan menekan bawahannya agar korupsi dan kalau tidak menurut di pindahkan. Padahal bila di audit kemana uang negara Indonesia ini di gunakan atau korupsi maka pasti terungkap.

 

“Maka sangat masyarakat Indonesia Koruptor di hukum mati.”

 

Perlu pengawasan luar biasa dari kantor kelurahan kecamatan pemda kabupaten atau kantor walikota dan gubernur untuk selalu di audit. Begitu juga lembaga yang mengaudit uang negara harus di periksa. Bukan rahasia lagi oknum tikus koruptor ada dibanyak posisi dan jabatan. Istilah dari daerah mengungkapkan “Dapat Jabatan tentu dapat peluang memperkaya diri menghalalkan semua cara agar bisa korupsi”

Prof DR Sutan Nasomal bersama masyarakat Indonesia mendoakan semoga Pak Prabowo Subianto sehat selalu dan semangat membela masyarakat yang lemah.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Jenderal Kompii.

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru