Peringati HLUN ke-27, Pemkab Cirebon Terus Wujudkan Lansia Tangguh Festival Talun 2023, Cara Pemkab Cirebon Promosikan Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Wakil Bupati Cirebon Hj.Wahyu Tjiptaningsih, S.E M,si, Hadiri Kirab Budaya Kecamatan Talun Lewat Pentas Seni, Pemkab Cirebon Ajak Masyarakat Ikut Berantas Rokok Ilegal Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah, Ratusan Warga Desa pegagan kidul gelar Pawai Obor
Home / Hukum Kriminal / Peristiwa / Ragam
Journal News - Penulis
Jumat, 24 April 2026 - 12:04 WIB
Peristiwa ini tidak hanya menyita perhatian masyarakat, tetapi juga memicu sorotan tajam terhadap proses penanganan perkara oleh aparat penegak hukum. Minimnya informasi yang disampaikan ke publik menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran akan lambannya pengungkapan kasus.
Pengamat hukum, Kusnandar Ali, S.H., C.L.A., dalam rilis yang disampaikan kepada kantor berita pada Jumat (24/04/2026), menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi prioritas dan ditangani secara serius serta terbuka.
“Ketika sebuah peristiwa pidana mengakibatkan hilangnya nyawa, maka tidak boleh ada ruang bagi ketidakjelasan. Aparat penegak hukum wajib mengungkap fakta secara terang benderang, demi menjamin keadilan dan kepastian hukum,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan. Menurutnya, keterbukaan informasi yang proporsional kepada publik dapat mencegah munculnya asumsi liar yang justru merugikan proses hukum itu sendiri.
“Penanganan yang berlarut tanpa kejelasan berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, profesionalisme dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus ini,” tambah Kusnandar.
Sejumlah pihak pun mulai mempertanyakan apakah seluruh alat bukti telah dikumpulkan secara maksimal, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta keterangan saksi-saksi. Hal ini dinilai krusial untuk mengurai kronologi dan mengidentifikasi pelaku tabrak lari.
Di sisi lain, keluarga korban masih menanti kepastian hukum atas peristiwa yang merenggut nyawa orang yang mereka cintai. Harapan besar disematkan kepada aparat agar kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus ini menjadi cerminan penting bahwa penegakan hukum tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus transparan dan berkeadilan, terutama dalam perkara yang menyangkut hilangnya nyawa manusia.
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Rabu, 3 Juni 2026 - 15:50 WIB
Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di PersidanganSelasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan MenghindarSelasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”Senin, 1 Juni 2026 - 16:50 WIB
Penambang Tewas Tertimpa Batu di Galian Cikalongkulon yang Diduga IlegalSabtu, 30 Mei 2026 - 22:55 WIB
Tiga Pengamen Dibekuk, Kasus Curanmor yang Meresahkan Warga Cirebon Berhasil TerungkapBerita Terbaru
Berita
Senin, 8 Jun 2026 - 19:21 WIB
Berita
Senin, 8 Jun 2026 - 19:15 WIB
Berita
Air Putih dan Berbau, SPPG Bobojong 09 Benahi dan Pastikan IPAL Lebih Optimal
Senin, 8 Jun 2026 - 18:46 WIB
Berita
Senin, 8 Jun 2026 - 18:24 WIB
Berita
Satu Rumah Tiga Orang Lumpuh, Ibu di Cilacap Berjuang Sendirian Jadi Tulang Punggung
Minggu, 7 Jun 2026 - 21:14 WIB

Komentar