Kasus Tabrak Lari Tewaskan Pengacara DN di Cianjur Belum Belum Ada Titik Temu Untuk Kesepakatan, Pengamat Hukum Soroti Penanganan

Jumat, 24 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Kasus tabrak lari yang menewaskan seorang pengacara berinisial DN di Kabupaten Cianjur masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, belum ada titik temu antara pihak keluarga dengan pelaku yang jelas terkait pelaku maupun rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

Peristiwa ini tidak hanya menyita perhatian masyarakat, tetapi juga memicu sorotan tajam terhadap proses penanganan perkara oleh aparat penegak hukum. Minimnya informasi yang disampaikan ke publik menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran akan lambannya pengungkapan kasus.

Pengamat hukum, Kusnandar Ali, S.H., C.L.A., dalam rilis yang disampaikan kepada kantor berita pada Jumat (24/04/2026), menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi prioritas dan ditangani secara serius serta terbuka.

“Ketika sebuah peristiwa pidana mengakibatkan hilangnya nyawa, maka tidak boleh ada ruang bagi ketidakjelasan. Aparat penegak hukum wajib mengungkap fakta secara terang benderang, demi menjamin keadilan dan kepastian hukum,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan. Menurutnya, keterbukaan informasi yang proporsional kepada publik dapat mencegah munculnya asumsi liar yang justru merugikan proses hukum itu sendiri.

“Penanganan yang berlarut tanpa kejelasan berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, profesionalisme dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus ini,” tambah Kusnandar.

Sejumlah pihak pun mulai mempertanyakan apakah seluruh alat bukti telah dikumpulkan secara maksimal, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta keterangan saksi-saksi. Hal ini dinilai krusial untuk mengurai kronologi dan mengidentifikasi pelaku tabrak lari.

Di sisi lain, keluarga korban masih menanti kepastian hukum atas peristiwa yang merenggut nyawa orang yang mereka cintai. Harapan besar disematkan kepada aparat agar kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kasus ini menjadi cerminan penting bahwa penegakan hukum tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus transparan dan berkeadilan, terutama dalam perkara yang menyangkut hilangnya nyawa manusia.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Ini Bencana Nasional. Masyarakat Indonesia Meminta Bantuan PBB dan Negara Manapun Menghentikan Kebakaran Hutan
DPC-AWDI Lahat Pertanyakan Transparansi & Realisasi Dana BOK,DAU Puskesmas Merapi II Kabupaten Lahat, Anggaran Rp.2.590.939.724,00 Miliar Harus Terbuka ke Publik
Diduga Habis Anggaran Rp 6 Miliaran, KPK Didesak Periksa Sekwan dan Bagian Perlengkapan DPRD Lahat
Gawat APBD Perubahan Lahat Kandas, Bursah Zarnubi dikabarkan kabur terbang ke jakarta
Penemuan Mayat Tanpa Identitas Seorang Lelaki Muda di Aliran Sungai Samping RSUD Cimacan, Diduga Gantung Diri.
Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.
Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:48

Prof DR Sutan Nasomal : Ini Bencana Nasional. Masyarakat Indonesia Meminta Bantuan PBB dan Negara Manapun Menghentikan Kebakaran Hutan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:10

DPC-AWDI Lahat Pertanyakan Transparansi & Realisasi Dana BOK,DAU Puskesmas Merapi II Kabupaten Lahat, Anggaran Rp.2.590.939.724,00 Miliar Harus Terbuka ke Publik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:24

Diduga Habis Anggaran Rp 6 Miliaran, KPK Didesak Periksa Sekwan dan Bagian Perlengkapan DPRD Lahat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:00

Gawat APBD Perubahan Lahat Kandas, Bursah Zarnubi dikabarkan kabur terbang ke jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 01:06

Penemuan Mayat Tanpa Identitas Seorang Lelaki Muda di Aliran Sungai Samping RSUD Cimacan, Diduga Gantung Diri.

Berita Terbaru