Satu Rumah Tiga Orang Lumpuh, Ibu di Cilacap Berjuang Sendirian Jadi Tulang Punggung

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP // JOURNAL NEWS – Beban hidup berat harus dipikul oleh Andini (39), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di RT 04 RW 13 Dusun Beber, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Ia harus berjuang sendirian menghidupi tiga anggota keluarganya yang mengalami kelumpuhan permanen dalam satu rumah.

​Kondisi memprihatinkan ini dipastikan langsung oleh awak media Journal News yang mendatangi lokasi pada Minggu (7/6/2026) pagi, setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar.

​Didampingi oleh Ketua RT setempat, wartawan melihat langsung dua remaja berusia 18 tahun dan 11 tahun, serta seorang lansia berusia 63 tahun, yang hanya bisa terbaring tak berdaya di dalam kamar mereka.

​Andini menceritakan bahwa kedua anaknya terlahir dalam kondisi normal. Namun, saat menginjak bangku kelas 3 SD, mereka mulai mengalami gangguan pada kaki hingga akhirnya mengalami kelumpuhan total yang bertahan sampai sekarang.

​Kini, Andini harus berperan ganda sebagai ibu sekaligus bapak bagi anak-anaknya. Untuk menyambung hidup dan membiayai perawatan keluarganya, ia sehari-hari bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT).
​”Semua upaya pengobatan medis sudah saya usahakan. Namun karena keterbatasan biaya, saat ini kami hanya bisa pasrah menerima keadaan,” ujar Andini pilu.

​Setelah rekaman video peliputan ini disebarluaskan, kabar baik mulai muncul. Pihak Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga PMI Kabupaten Cilacap memberikan respons positif dan siap memberikan perhatian.

​Ketua RT 04, Sangifun, berharap bantuan dari pemerintah bisa segera terealisasi dalam waktu dekat.
​”Harapan kami, warga kami ini bisa segera dibantu, terutama untuk penanganan medis berkala dan bantuan kebutuhan pokok sehari-hari,” tutur Sangifun.

​Secara aturan, Andini memang sangat layak menerima bantuan
Dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namanya sudah tercatat dalam Desil 1, yang berarti berada dalam kelompok masyarakat yang paling membutuhkan prioritas bantuan dari pemerintah. (SW)

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru