CILACAP // JOURNAL NEWS – Beban hidup berat harus dipikul oleh Andini (39), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di RT 04 RW 13 Dusun Beber, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Ia harus berjuang sendirian menghidupi tiga anggota keluarganya yang mengalami kelumpuhan permanen dalam satu rumah.
Kondisi memprihatinkan ini dipastikan langsung oleh awak media Journal News yang mendatangi lokasi pada Minggu (7/6/2026) pagi, setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar.
Didampingi oleh Ketua RT setempat, wartawan melihat langsung dua remaja berusia 18 tahun dan 11 tahun, serta seorang lansia berusia 63 tahun, yang hanya bisa terbaring tak berdaya di dalam kamar mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andini menceritakan bahwa kedua anaknya terlahir dalam kondisi normal. Namun, saat menginjak bangku kelas 3 SD, mereka mulai mengalami gangguan pada kaki hingga akhirnya mengalami kelumpuhan total yang bertahan sampai sekarang.
Kini, Andini harus berperan ganda sebagai ibu sekaligus bapak bagi anak-anaknya. Untuk menyambung hidup dan membiayai perawatan keluarganya, ia sehari-hari bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT).
”Semua upaya pengobatan medis sudah saya usahakan. Namun karena keterbatasan biaya, saat ini kami hanya bisa pasrah menerima keadaan,” ujar Andini pilu.
Setelah rekaman video peliputan ini disebarluaskan, kabar baik mulai muncul. Pihak Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga PMI Kabupaten Cilacap memberikan respons positif dan siap memberikan perhatian.
Ketua RT 04, Sangifun, berharap bantuan dari pemerintah bisa segera terealisasi dalam waktu dekat.
”Harapan kami, warga kami ini bisa segera dibantu, terutama untuk penanganan medis berkala dan bantuan kebutuhan pokok sehari-hari,” tutur Sangifun.
Secara aturan, Andini memang sangat layak menerima bantuan
Dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namanya sudah tercatat dalam Desil 1, yang berarti berada dalam kelompok masyarakat yang paling membutuhkan prioritas bantuan dari pemerintah. (SW)













Komentar