Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Selasa, 21 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Journal News.id //  Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin rapat koordinasi pembahasan dalam rangka upaya terpadu penanganan kekeringan, bertempat di Aula Soekarno-Hatta, Pendopo, Senin (20/7/26).

Rapat Koordinasi tersebut digelar untuk memastikan seluruh langkah antisipasi menghadapi musim kemarau telah disiapkan sejak dini.

Bupati Bogor menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor memilih bertindak lebih awal daripada menunggu kondisi menjadi darurat.

“Lebih baik bersiap sebelum darurat, itulah prinsip kami dalam mengantisipasi potensi kekeringan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Menurut, melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam menyiapkan langkah-langkah penanganan, mulai dari distribusi air bersih, penguatan sumber-sumber air, hingga kesiapan penetapan status tanggap darurat apabila diperlukan.

Saat ini, distribusi air bersih telah menjangkau 20 kecamatan, 97 desa, 105 titik lokasi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus memperkuat berbagai upaya antisipatif agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama musim kemarau.

Selain memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi, langkah tersebut juga dilakukan untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan perikanan yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto menegaskan, pendekatan preventif menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadapi potensi bencana kekeringan.

“Bagi kami, mencegah lebih baik daripada mengatasi. Kami hadir lebih awal dan bekerja lebih cepat untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Melalui koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. (ris).

Penulis : Riswandi

Editor : Kusnandar

Berita Terkait

Diskominfo Cianjur Luncurkan “WASPADA” Kepatuhan Data Sektoral Tembus 98,8% Berkat Notifikasi WhatsApp Otomatis
Upskilling Cianjur Tekan Biaya Pelatihan ASN Hingga Nol Rupiah Lewat Platform Digital
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.: Kiprah di Bidang Hukum, Pendidikan, Organisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat
Rumah Warga di Lebakbarang Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp. 50 Juta
HOROR ANTRIAN BBM SUDAH TERJADI DIMANA MANA MENJADI DILEMA MASYARAKAT
BUPATI LOMBOK BARAT DI OTT KPK
RUANG KERJA DIRUT PDAM GIRI MENANG DI SEGEL PITA KPK
BUPATI LAZ TERINDIKASI TERIMA SUIAP DI BERBAGAI PROYEK DI LOMBOK BARAT

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00

Diskominfo Cianjur Luncurkan “WASPADA” Kepatuhan Data Sektoral Tembus 98,8% Berkat Notifikasi WhatsApp Otomatis

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:57

Upskilling Cianjur Tekan Biaya Pelatihan ASN Hingga Nol Rupiah Lewat Platform Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:11

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.: Kiprah di Bidang Hukum, Pendidikan, Organisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09

Rumah Warga di Lebakbarang Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp. 50 Juta

Berita Terbaru