Sinergi KPU – Disdik, Gelar Pemilihan OSIS SMP Serentak

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON – Keserentakan pemilihan tidak hanya menjadi wajah demokrasi dalam pemilu

nasional maupun pemilihan kepala daerah. Semangat yang sama kini mulai ditanamkan

sejak bangku sekolah. KPU Kabupaten Cirebon menggagas Pemilihan Raya Putih Biru

(PRaBu) sebagai panduan pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS secara

serentak di seluruh SMP se-Kabupaten Cirebon, sebagai ikhtiar membangun budaya

demokrasi yang terstruktur, edukatif, dan berkelanjutan bagi calon pemilih masa depan.

Gagasan tersebut disampaikan dalam Bimbingan Teknis Panduan Pemilihan Raya Putih

Biru (PRaBu) yang diikuti 80 Pembina OSIS SMP Negeri se-Kabupaten Cirebon di SMP

Negeri 1 Sumber, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi KPU

Kabupaten Cirebon dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dalam menghadirkan

standar pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang mengadopsi prinsipprinsip penyelenggaraan pemilu.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati menuturkan bahwa keserentakan

pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar menyamakan waktu pelaksanaan, melainkan juga

menyatukan standar tahapan penyelenggaraan agar seluruh sekolah memiliki acuan

yang sama.

“Yang kita seragamkan bukan kreativitas sekolahnya. Kalau sekolah ingin membuat

pelaksanaannya lebih meriah, tentu dipersilakan. Yang diseragamkan adalah tahapan

penyelenggaraannya. Kita ingin menghadirkan miniatur demokrasi di lingkungan sekolah

sehingga anak-anak benar-benar belajar bagaimana proses demokrasi berlangsung,”

tegasnya.

Menurut Esya, lahirnya PRaBu tidak terlepas dari pengalaman KPU Kabupaten Cirebon

saat melaksanakan program KPU Goes to School pasca penandatanganan nota

kesepahaman dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon setahun lalu. Dari berbagai

kunjungan ke sekolah, KPU menemukan banyak variasi bahkan kekeliruan dalam

pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS.

“Kami menemukan pengalaman empiris yang sangat beragam. Ada sekolah yang

mencantumkan nomor absen pada surat suara agar diketahui siapa yang sudah memilih.

Padahal dalam prinsip pemilu hal itu tidak boleh dilakukan karena menghilangkan asas

kerahasiaan. Kalau terjadi dalam pemilu, itu bahkan bisa menjadi alasan dilakukan

pemungutan suara ulang,” ungkapnya.

Temuan-temuan tersebut mendorong KPU Kabupaten Cirebon menyusun sebuah

panduan yang mengadopsi prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil

(Luber Jurdil) sehingga pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS tidak hanya menjadi rutinitas

tahunan, tetapi juga menjadi media pembelajaran demokrasi yang sesungguhnya.

 

Kalau sekolah kita analogikan sebagai sebuah negara, maka pemilihan Ketua OSIS

adalah pintu masuk menghadirkan sistem pemerintahan di sekolah. Anak-anak tidak

hanya memilih, tetapi belajar bagaimana demokrasi dijalankan dengan benar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan

SDM KPU Kabupaten Cirebon, Masyhuri Abdul Wahid, menegaskan bahwa PRaBu

merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun budaya demokrasi.

Menurutnya, pengalaman mengikuti seluruh tahapan pemilihan di sekolah akan menjadi

bekal berharga ketika para siswa menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali pada

Pemilu 2029.

“Yang sedang kita lakukan hari ini adalah memupuk dan menyiram benih-benih

demokrasi. Masa depan demokrasi Indonesia berada di tangan generasi muda yang saat

ini masih duduk di bangku sekolah,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dalam penyelenggaraan PRaBu, KPU Kabupaten Cirebon sengaja

merekomendasikan mekanisme pemungutan suara secara manual. Hal itu dilakukan

agar pengalaman yang diperoleh siswa sedekat mungkin dengan proses pemungutan

suara yang akan mereka alami saat menjadi pemilih pada pemilu maupun pemilihan

kepala daerah.

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Cirebon, Khairil Ridwan,

menambahkan bahwa salah satu aspek penting dalam pelaksanaan PRaBu adalah

memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai proses penyusunan daftar

pemilih hingga pelaksanaan pemungutan suara.

Menurutnya, mekanisme pendataan pemilih dalam PRaBu dirancang sederhana dengan

mengadaptasi tahapan yang selama ini dilakukan dalam penyelenggaraan pemilu.

“Dalam penyusunan daftar pemilih ini secara sederhana panitia mendatangi tata usaha

sekolah untuk meminta data peserta didik. Data tersebut kemudian disusun menjadi

daftar pemilih dengan mencantumkan nama, kelas, jenis kelamin, serta pembagian

tempat pemungutan suara,” jelasnya.

Khairil menjelaskan, pembentukan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam PRaBu bukan

hanya untuk kebutuhan teknis, tetapi juga sebagai sarana memberikan pengalaman

kepada siswa untuk terlibat langsung sebagai penyelenggara.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, menyambut baik inisiatif KPU

Kabupaten Cirebon yang menggagas Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS secara

serentak. Menurutnya, pelaksanaan pemilihan serentak di lingkungan sekolah

merupakan inovasi pendidikan yang relevan dengan praktik demokrasi yang selama ini

diterapkan dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

“Pemilihan Ketua OSIS sebenarnya sudah dilaksanakan setiap tahun di sekolah-sekolah.

Namun kali ini ada nilai tambah yang sangat penting karena dilaksanakan secara

serentak sebagai bagian dari proses pendidikan demokrasi. Seperti halnya pemilu dan

pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan serentak, kini anak-anak kita juga akan

belajar demokrasi melalui mekanisme yang sama di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ronianto menjelaskan, pelaksanaan pemungutan suara direncanakan berlangsung

secara serentak pada 10 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari

Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Keserentakan tersebut diharapkan.

 

mampu membangun semangat bersama di seluruh SMP se-Kabupaten Cirebon.

“Kita laksanakan bersama pada 10 Agustus 2026. Ini menjadi bagian dari rangkaian

peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sehingga gaung pendidikan demokrasi

dapat dirasakan secara serentak di seluruh sekolah,” ungkapnya.

Ia juga membuka peluang agar pelantikan Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih nantinya

dapat dilaksanakan secara bersamaan sehingga semangat kebersamaan yang dibangun

melalui PRaBu semakin terasa.

“Kalau memungkinkan, pelantikannya pun dapat kita laksanakan secara serentak.

Dengan begitu, gaung pendidikan demokrasi ini akan semakin besar dan menjadi

pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon,

Abdurahman, menjelaskan bahwa pendidikan demokrasi memiliki beberapa dimensi

penting, yaitu pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tindakan nyata. Melalui pemilihan

Ketua dan Wakil Ketua OSIS secara serentak, siswa dilatih untuk memahami proses

demokrasi sekaligus membangun karakter sebagai warga negara.

Dengan hadirnya PRaBu, KPU Kabupaten Cirebon bersama Dinas Pendidikan Kabupaten

Cirebon berharap pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP secara

serentak dapat menjadi tonggak baru pendidikan demokrasi di tingkat sekolah

 

 

 

Berita Terkait

PROF DR SUTAN NASOMAL : BIJAKSANA MENGARTIKAN LONDO IRENG SANGAT PENTING KARENA SEMUA ITU ADALAH SAKSI SEJARAH
Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar
Sinergi Polsek Mande dan Disnakertrans Cianjur Gerakkan Padat Karya, Waduk Cirata Dibersihkan dari Eceng Gondok
Mokh Fadil Siap Mengemban Amanat Masyarakat Lanjut Dua Periode
Dit Binmas Polda Jateng Asistensi Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan, Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Tiga Pilar
Optimalisasi Tertib Administrasi melalui Monev, Pengelolaan Dana Desa dan ADD
Sikat Habis Jaringan Narkoba, Polresta Cirebon Amankan 26 Tersangka dan Sita Belasan Ribu Obat Keras
Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Oknum PNS Pelaku Pembunuhan Sadis di Gegesik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:01

Sinergi KPU – Disdik, Gelar Pemilihan OSIS SMP Serentak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38

PROF DR SUTAN NASOMAL : BIJAKSANA MENGARTIKAN LONDO IRENG SANGAT PENTING KARENA SEMUA ITU ADALAH SAKSI SEJARAH

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:34

Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:26

Sinergi Polsek Mande dan Disnakertrans Cianjur Gerakkan Padat Karya, Waduk Cirata Dibersihkan dari Eceng Gondok

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:46

Mokh Fadil Siap Mengemban Amanat Masyarakat Lanjut Dua Periode

Berita Terbaru