Sinergi Polsek Mande dan Disnakertrans Cianjur Gerakkan Padat Karya, Waduk Cirata Dibersihkan dari Eceng Gondok

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR — Upaya menjaga kebersihan Waduk Cirata terus digencarkan. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur melaksanakan program Padat Karya di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Rabu 22/7/2026. Fokus utamanya adalah pembersihan gulma eceng gondok yang selama ini mengganggu fungsi waduk, sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

Program Padat Karya merupakan salah satu skema Disnakertrans untuk menekan angka pengangguran terbuka di tingkat desa. Jenis kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi permasalahan di masing-masing wilayah.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Denny Widya Lesmana, S.STP, M.Ec.Dev., menjelaskan alasan memilih Desa Bobojong sebagai lokasi.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Padat Karya, salah satunya di Desa Bobojong. Kebetulan tantangan di sini adalah kebersihan Waduk Cirata yang sudah dipenuhi gulma eceng gondok,” ujarnya.

Bagi Denny, kegiatan ini memiliki dua tujuan yang saling menguatkan.
“Pertama, masyarakat terutama yang menganggur bisa mendapatkan penghasilan. Kedua, kita juga mendapatkan hasil berupa kebersihan lingkungan,” katanya.

Kegiatan dikerjakan selama 5 hari dengan melibatkan 50 orang pekerja yang direkrut dari masyarakat setempat. Sebagai bentuk transparansi, upah akan disalurkan pada hari terakhir melalui Bank BJB secara non-tunai.

Selain di Mande, skema serupa juga berjalan di beberapa titik lain. Disnakertrans mencatat kegiatan Padat Karya juga dilaksanakan di Desa Ciloto, Desa Babakan Karet, serta desa-desa di kecamatan lainnya di Kabupaten Cianjur.

*Sinergi dengan Kepolisian dan Pemdes*

Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolsek Mande, AKP Erianto, SH.,MH menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan Padat Karya dari Disnakertrans mempekerjakan 50 orang selama 5 hari untuk membersihkan eceng gondok dan sampah lainnya di Jangari dan sekitarnya. Kebetulan Selama 2 bulan terakhir, atas perintah dan arahan Bapak Kapolres Cianjur, Polsek Mande juga selalu bersinergi dengan masyarakat untuk membersihkan eceng gondok dan sampah di sekitar Dermaga Jangari. Hasilnya before-after terlihat jelas,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi ini membuat beban pembersihan menjadi lebih ringan.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Selama dua bulan terakhir, Polsek Mande memang aktif mengajak warga sekitar Dermaga Jangari untuk gotong royong. Kehadiran Padat Karya dari Disnakertrans disebut memperkuat gerakan yang sudah berjalan.

*Waduk Cirata Dijadikan Destinasi Wisata*

Sebagai salah satu waduk terbesar di Jawa Barat, Cirata memiliki fungsi ganda: pembangkit listrik, perikanan, irigasi, hingga wisata air. Namun pertumbuhan eceng gondok yang cepat sering menghambat akses dermaga dan menurunkan estetika kawasan.

Kordinator Pelaksana, H. Uca Komarudin, S.H., menyebut kegiatan saat ini sudah memasuki hari ke-4.
“Hari ini kegiatan di hari ke-4 program Padat Karya yang diprakarsai Disnakertrans. Alhamdulillah dengan 50 orang, kita membersihkan Waduk Cirata. Mudah-mudahan lembaga lain yang peduli juga ikut berkontribusi, karena Waduk Cirata merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Cianjur,” ucapnya.

Untuk tahap dari Disnakertrans, pembersihan dipusatkan di 3 titik rawan pendangkalan dan penumpukan gulma, yaitu Leuwi Orok 1, Leuwi Orok 2, dan Dermaga pertama.

Sebagai tokoh masyarakat Desa Bobojong, H. Uca juga menyiapkan langkah lanjutan agar kebersihan waduk bisa dijaga jangka panjang.
“Ke depan kami akan mengajukan ke beberapa lembaga yang memiliki korelasi seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, dan lainnya agar lebih peduli terhadap lingkungan, apalagi ini destinasi wisata,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya berencana mengajukan bantuan armada pengangkut serta titik pembuangan sementara. Dengan begitu masyarakat memiliki fasilitas yang memadai untuk merawat lingkungan di sekitar waduk.

*Pemanfaatan Eceng Gondok*
Eceng gondok yang berhasil diangkat tidak langsung dibuang. Sebagian akan dimanfaatkan warga untuk kebutuhan pertanian, seperti pupuk kompos. Sementara sampah anorganik yang terkumpul akan diangkut dan dibuang ke TPA Mekarsari sesuai prosedur.

Dengan sinergi lintas sektor ini, diharapkan Waduk Cirata tidak hanya bersih, tetapi juga semakin layak sebagai ruang publik dan destinasi wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi warga Cianjur.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Bekali Forum Anak dengan Literasi Digital Berkarakter
Meresahkan? Warga minta APH Polresta Cirebon Tindak Tegas Lapak Judi Sambung Ayam di Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon
Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon
Kecamatan Kapetakan Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Tengah Tani, Diduga Karena Sakit
Polisi Petakan Kerawanan Pilkades Serentak 2026 di Pekalongan, Hoaks hingga Politik Uang Jadi Perhatian
Cakrabuana Karnaval Kolaborasikan UMKM dan Budaya Lokal Cirebon
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan, Perkuat Gizi Keluarga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:38

Diskominfo Kabupaten Cirebon Bekali Forum Anak dengan Literasi Digital Berkarakter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:30

Meresahkan? Warga minta APH Polresta Cirebon Tindak Tegas Lapak Judi Sambung Ayam di Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:22

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:44

Kecamatan Kapetakan Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:27

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Tengah Tani, Diduga Karena Sakit

Berita Terbaru