K-MAKI* Angkat Bicara Adanya Dugaan Korupsi Proyek Fiktif di Kabupaten Lahat,Kejagung RI Usut Tuntas

Jumat, 19 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews.id // Koordinator Komunitas Masyarakat Anti Korupsi (K-MAKI) Sumatera Selatan Bony Balitong meminta Pj bupati Kabupaten Lahat Muhammad Farid untuk membuka semua data proyek dari tahun 2018-2023.

Menurutnya, ada dugaan korupsi besar-besaran dengan modus pemberian komitmen fee bahkan banyak proyek yang disinyalir fiktif.

“Semasa Bupati Cik Ujang banyak dugaan korupsi dari proyek APBD Lahat dengan cara menyetor sampai beberapa persen dari proyek itu sendiri bahkan banyak yang diduga proyek fiktif,” kata Bony dalam keterangan resminya, Jumat-(19/1/2024).

Karena itu, kata Bony, perlu adanya kerjasama antara Pj Bupati Lahat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyelediki adanya dugaan korupsi tersebut.

“Pak Pj harus mengambil inisiatif untuk melakukan sinergi dengan Kejari, Kejati, Kejagung, Kepolisian dan KPK untuk membongkar dan mengaudit semua proyek dari APBD Lahat 2018-2023,” jelasnya.

“Terutama proyek ABT tahun 2023 karena diduga dikerjakan asal-asalan, fiktif dan terindikasi bagi-bagi proyek ke timses pada Pilkada 2018,” ucapnya.

Bony memastikan akan melakukan Investigasi dan mengumpulkan data untuk persiapan pelaporan ke APH.

“Kita juga selidiki bersama, kalau sudah sampai merugikan negara maka harus ada yang masuk dalam penjara, tandasnya.” *(BBD)*

Tim: Media Group
𝓟𝓮𝓶𝓫𝓾𝓻𝓾 𝓚𝓸𝓻𝓾𝓹𝓽𝓸𝓻

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru