Akibat KDRT, Sekmat Bongas dilaporkan Istrinya

Jumat, 5 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS _ Akibat melakukan penganiayaan terhadap Istrinya, M. Nurul Huda, pria yang menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekmat) Kecamatan Bongas, Indramayu ini dilaporkan ke Polres Indramayu oleh Eva, Istrinya, Rabu (03/05/2023).

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (03/05/2023) ini bermula ketika Nurul secara tidak sengaja bertemu dengan J, salah satu kerabatnya di jalan. Mereka kemudian terlibat obrolan, namun tiba-tiba, Nurul datang dan menuduh Eva dan J memiliki hubungan.

“Padahal saya tidak sengaja bertemu dengan J, karena ada sesuatu yang perlu disampaikan kepada beliau (J). Kamipun hanya ngobrol di pinggir jalan yang cukup ramai orang,” jelas Eva dalam konferensi pers, Jum’at (05/05/2023).

Akibat kesalahpahaman tersebut, Nurul menggedor-gedor kaca mobil Eva, kemudian mengempiskan ban mobilnya sehingga Eva tidak bisa kemana-mana dan akhirnya ikut pulang bersama Nurul.

“Selama di mobil sepanjang arah jalan pulang tersebut terjadi cekcok dan penganiayaan terhadap saya. Nurul menjambak, dan memukul kepala saya hingga lebam di area bawah mata serta lengan,” ungkap Eva.

Karena kesal dianiaya, kemudian Eva membuang handphone milik Nurul ke jalan. Namun, akhirnya ia turun dari mobil untuk mengambil kembali handphone tersebut.

“Saat mengambil handphone itu, Nurul kembali mendorong saya. Kemudian kami kembali masuk mobil untuk pulang ke rumah,” jelasnya.

Di hari yang sama setelah dianiaya, Eva langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Indramayu, kemudian melakukan visum di Rumah Sakit.

Eva juga mengaku, bahwa selama pernikahannya bersama Nurul sejak September 2021 lalu, ia sudah 3 kali dianiaya secara fisik oleh suaminya, dan seringkali mendapat kekerasan verbal.

“Selain kekerasan fisik, Nurul juga kerap melakukan kekerasan verbal kepada saya, seperti memaki dan menuduh saya wanita murahan, pelacur, bahkan hal tersebut juga disampaikannya ke Ibu saya,” tutupnya.

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru