Satgas Yonif 300/Brajawijaya Sita Puluhan Amunisi dan Logistik Strategis KKB di Nduga

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NDUGA – Satgas Yonif 300/Brajawijaya di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan sejumlah senjata dan perlengkapan milik kelompok bersenjata di wilayah Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu (15/4/2026).

Operasi ini merupakan bagian dari langkah tegas dan terukur TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta membedakan ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah Papua Tengah. Kegiatan diawali dari laporan tim di lapangan yang menemukan lokasi markas sementara kelompok bersenjata, yang kemudian ditindaklanjuti dengan patroli dan penyisiran intensif selama tiga hari, sejak 13 hingga 15 April 2026.

Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol revolver kaliber .38 Special, empat pucuk senapan angin, serta berbagai jenis munisi, termasuk kaliber 9 mm, 5, 56 mm, dan GLM 40 mm. Selain itu, juga diamankan magazen senjata, puluhan peluru senapan angin, serta perlengkapan pendukung lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya senjata, personel juga menemukan berbagai atribut dan perlengkapan lain seperti alat komunikasi (handy talky dan telepon genggam), teropong, busur panah, senjata tajam, hingga perangkat penunjang seperti panel surya (solar cell). Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, mengapresiasi kinerja seluruh prajurit yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah menunjukkan loyalitas, keberanian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid serta komitmen kuat dalam menjaga keamanan wilayah,” ujarnya.

Ia menegaskan, TNI akan terus hadir untuk memberikan rasa aman masyarakat serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Keberhasilan operasi ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Nduga dan sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen keberlanjutan TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah Papua melalui pendekatan profesional dan terukur.

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru