Sebanyak 352 Orang Data Penerima Uang Asuransi Kematian, Diduga Blm Dicairkan Pihak Ketiga Asurasi Staco Mandiri dan Kesra Sekda Lahat Saling Menyalahkan

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Media Group
Jurnalis: Frengky.As

Journalnews.id – JAKARTA
Santunan uang kematian tahun 2024 Pemerintah daerah kabupaten lahat mengalokasikan anggaran belanja, Iuran Jaminan/Asurasi atau uang kematian lumayan besar dibanding tahun sebelumny.

Anggaran belanja iuran jaminan/asuransi di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sektretariat Daerah (Setda) Lahat, tercata di tahun 2024 anggaran belanja iuran jaminan/asuransi mencapai Rp 55 miliar lebi. Jauh lebih besar dibanding alokasi tahun lalu hanya mencapai Rp 41,8 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentu, jumlah penerima semakin merata. Setiap pengajuan menerima Rp 2,5 juta. Namun, berdasarkan laporan dan data yang diajukan di tahun 2024 sampai saat ini pencairan santunan kematian belum bisa cair..?? Selasa, 6 Mei 2025

“Kabag Kesra Setda, melalui Kabid Kesejahteraan rakyat diruang kerja bagian pemberkasan menjelaskan’ terkait data pengajuan tahun 2024, laporan penerima dana asuransi uang kematian sampai saat ini belum dicairkan oleh pihak ketiga, ASURANSI STACO MANDIRI.

“Pengajuan santunan kematian memang banyak data di tahun 2024, dari BET: 23,24,25,26,27,28
yang belum dicairkan Pihak Asurasi Staco Mandiri di jelaskan lagi oleh kabid kesra itu, kami hanya menerima pemberkasan urusan pembayaran /pencairan itu, pihak ke-tiga asuransi. mereka ni Betele-tele pernah aku ingatkan terus”kata kabid kesra sambil memoto Wartawan.Rabu,07 Mei 2025

Yang mencapai 352 orang.Hingga kini data Ta.2024 itu masih belum cair.

“Pihak Asurasi Staco Mandiri ketika di konfirmasi, jumlah data pengajuan dana asuransi kematian dari Kesra kabupaten lahat masih banyak bermasalah.

“Kami menilai dari penjelasan, pihak ketiga Asurasi Staco Mandiri dan penjelasan Kesra Lahat itu tidak masuk akal terkesan saling salah menyalahkan.??

Sementara itu, meminta pemkab, kepada Bupati dan wakil bupati Lahat untuk mempermudah syarat pengajuan bantunan kematian itu. Sehingga, warga tidak terlalu sulit mencairkannya. Hal itu, kepada Bpk.Bupati, H.Bursah Zarnubi untuk mengevaluasi Kinerja Bagian Kesejahteraan rakyat (Kesra) sekda Lahat itu, terkesan kurang maksimal dan tegas,”

Dalam bekerja melayani masyarakat, penting untuk
menerapkan nilai-nilai dasar ASN seperti BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. ASN harus selalu berusaha memberikan pelayanan prima, menjaga integritas, mengembangkan kompetensi, menciptakan lingkungan kerja yang baik, setia pada negara, beradaptasi dengan perubahan, dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pelayanan publik.

Berorientasi Pelayanan:
ASN harus fokus pada kepuasan masyarakat dengan memahami kebutuhan, bersikap ramah, cepat, dan solutif, serta terus melakukan perbaikan pelayanan. Akuntabel:
ASN harus jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, menggunakan sumber daya negara secara efisien, dan berintegritas tinggi.

Kompeten :
terus mengembangkan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Harmonis: ASN harus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, menghargai perbedaan, dan membangun hubungan baik dengan rekan kerja dan masyarakat.*

Ketua DPD Awdi Lht

*Berita Bersambung*

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru