Sambut Kapolres Baru, Polres Pekalongan Gelar Tradisi Pedang Pora

- Penulis

Kamis, 4 Mei 2023 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Bertempat di halaman Mapolres Pekalongan, para perwira Polres menggelar tradisi pedang pora untuk menyambut kedatangan Kapolres Pekalongan yang baru AKBP wahyu Rohadi, S.I.K., M.H, Kamis (04/05) pagi tadi.

Sebagaimana diketahui, bahwa AKBP wahyu Rohadi, S.I.K., M.H sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pekalongan Kota. Sementara AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H selaku Kapolres lama menjabat sebagai Wakapolresta Cilacap.

Kedatangan AKBP Wahyu Rohadi di Mapolres Pekalongan disambut dengan rangkaian seremonial kedinasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambutan diawali dengan pengalungan bunga, oleh Wakapolres Pekalongan Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi, S.H., S.I.K., M.H di pintu gerbang masuk Mapolres.

Kemudian pejabat baru masuk disambut dengan tradisi pedang pora, dimana para perwira yang berjejer membawa pedang. Mereka mulai mengangkat pedang setelah Kapolres Pekalongan beserta Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan baru tiba.

Kapolres beserta Ketua Bhayangkari berjalan melewati rangkaian pedang yang dipegangi para perwira tersebut.

Setelah acara penyambutan secara kedinasan, pejabat lama AKBP Arief Fajar Satria menyerahkan kunci Mako Polres Pekalongan kepada AKBP Wahyu Rohadi selaku pejabat baru.

Usai penyerahan kunci mako Polres Pekalongan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan kesatuan kepada Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi selaku pejabat baru, yang digelar di aula Mapolres Pekalongan.

Dalam kesempatan itu pula, AKBP Wahyu Rohadi selaku pejabat baru mengucapkan terima kasih kepada AKBP Arief selaku pejabat lama.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada beliau, selama beliau menjabat disini sudah banyak memberikan kontribusi, baik terhadap kesatuan maupun untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Menurutnya, banyak hal-hal yang baik dimana tentunya nanti akan diteruskan.

Selaku pejabat baru di Kab. Pekalongan, AKBP Wahyu berharap kedepannya rekan-rekan Polres dan seluruh warga Kab. Pekalongan dapat menerima dan mensuportnya sebagaimana tugas pokok fungsi Kepolisian, memelihara keamanan dan ketertiban.

“Tentunya peran serta dari seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan kontribusi kepada Polres Pekalongan sangat diharapkan, karena keberhasilan tugas Polres juga tidak lepas dari bantuan dari seluruh masyarakat yang ada,” ungkapnya. (af

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru