Komitmen Pemkab Cirebon Sejahterakan Petani Garam di Losari

Jumat, 29 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri panen garam di lokasi pengembangan garam rakyat Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kamis (28/11/2024).

Wahyu menyampaikan, bahwa Pemkab Cirebon terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas garam yang diproduksi petani di Desa Tawangsari.

Ia menyebut, Pemkab Cirebon telah menyalurkan bantuan sebanyak 10 unit tunnel garam. Ia berharap, tiga kelompok petani garam yang ada di Kecamatan Losari bisa memanfaatkan bantuan tersebut. Sehingga, garam Losari menjadi produk unggulan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah bisa silaturahmi dengan kelompok petani garam yang ada di Kecamatan Losari, ada 3 kelompok (petani garam). Di sini menggunakan sistem tunnel,” ucap Wahyu usai menghadiri panen garam di Desa Tawangsari.

Wahyu mengatakan, sistem tunnel tersebut membantu petani garam tetap produktif di segala musim. Demikian halnya, petani garam di Losari tetap bisa produksi saat musim hujan.

“Catatannya adalah penggunaan bunker. Di sini belum ada bunker. Kalau sudah ada, Insyaallah sepanjang tahun bisa produksi garam,” ungkap Wahyu.

“Garam yang dihasilkan dengan sistem satu unit tunnel ini bisa mencapai dua ton dalam satu kali musim. Kalau di sini ada 10 tunnel, berarti ada 20 ton (panen sekali musim),” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan, produksi garam di Losari sejatinya telah melebihi standar kualitas untuk industri. Ia menyebut, untuk garam industri, kandungan natrium klorida (NaCl) minimalnya 94 persen. Sedangkan, kandungan NaCl pada garam yang diproduksi petani Losari mencapai 96,5 persen.

“Sudah melewati standar garam industri. Jika hal ini dipelihara dengan baik, maka dampak ekonominya pun akan semakin baik,” tutur Wahyu.

Wahyu juga menjelaskan tentang rencana Pemkab Cirebon untuk meningkatkan kualitas produksi garam Losari melalui bantuan pembangunan gudang.

Pemkab Cirebon telah merencanakan pembangunan gudang pada 2025. Selain itu, Pemkab Cirebon juga bakal memfasilitasi petani dengan pihak bank, untuk mengoptimalkan pemberian permodalan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Petani Garam Rakyat Wijaya Rasa, Saefuloh mengatakan, proses produksi garam untuk industri, biasanya mencapai 12 hingga 15 hari, jika menggunakan sistem modern, seperti tunnel alas geomembran.

“Konvensional juga sama, 10 hingga 15 hari. Itu kalau mau SOP (standar) garam industri. Kalau biasa, paling tujuh hari, panen. Tidak sesuai standar industri,” kata Saefuloh.

Ia mengatakan, pada zaman dulu garam Losari jadi buruan. Namun, semenjak kebijakan impor, dikatakan Saefuloh, harga garam turun.

Ia berharap, garam Losari bisa kembali bersaing dan dilirik banyak pihak.

Sana

Berita Terkait

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :
Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian
Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW
Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.
UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.
Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:48

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:14

dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:56

Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:08

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Berita Terbaru