Banjir Kembali Rendam Siwalan, 129 Warga Desa Pait Dievakuasi ke Tiga Posko Pengungsian

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS  – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan pemukiman warga di Kecamatan Siwalan kembali terendam banjir, Kamis (05/02/2026). Merespons kondisi tersebut, tim gabungan dari TNI-Polri, dan relawan bergerak cepat mengevakuasi puluhan warga yang terjebak di dalam rumah.

Evakuasi difokuskan pada tiga titik terparah di Desa Pait, yakni Dukuh Tugurejo, Dukuh Babadan, dan Dukuh Grabyag. Di lokasi tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., menyampaikan bahwa operasi evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sragi AKP Turkhan dengan melibatkan personel dari TNI, Tagana, SAR, dan PMI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pagi ini, sejak pukul 05.00 wib, anggota Polsek Sragi bersama tim gabungan telah terjun ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Pait. Langkah ini diambil karena debit air terus meningkat akibat curah hujan yang tinggi sejak dini hari,” ujar Ipda Warsito saat dikonfirmasi.

Hingga siang ini, tercatat sedikitnya 129 warga telah berhasil dievakuasi dan ditempatkan di beberapa posko darurat yang disediakan pemerintah setempat.

Berdasarkan data dari lapangan, persebaran pengungsi dibagi ke dalam tiga titik utama:

Posko Lokatex Pait: menampung 79 orang (terdiri dari 30 KK asal Dukuh Tugurejo).

Posko UPT Dindik Siwalan: menampung 36 orang (terdiri dari 16 KK asal Dukuh Grabyag).

Posko Kecamatan Siwalan: menampung 14 orang.

“Total ada puluhan rumah yang terdampak di tiga dukuh tersebut. Prioritas evakuasi kami berikan kepada lansia, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya,” tambahnya.

Ipda Warsito memastikan bahwa hingga saat ini kondisi para pengungsi di posko-posko dalam keadaan sehat. Petugas kesehatan juga terus melakukan pemantauan secara berkala di lokasi pengungsian.

Meski warga sudah dievakuasi, petugas kepolisian tetap bersiaga di lokasi banjir untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit air, mengingat cuaca di wilayah Siwalan masih terpantau gerimis.

“Kami mengimbau warga yang masih bertahan di rumah agar tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika air terus naik. Personel gabungan masih tetap bersiaga di lokasi untuk memantau situasi keamanan dan keselamatan warga,” pungkas Ipda Warsito. (ozy)

 

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Berita Terbaru