Geger! Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan di Warung Kosong Sragi, Kapolres Turun Langsung ke Lokasi

Rabu, 6 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS- Warga Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di sebuah warung kosong pada Rabu (6/8/2025) pagi. Bayi tersebut diperkirakan baru berusia lebih dari satu hari.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si yang turun langsung ke lokasi mengatakan, penemuan bayi itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di sebuah warung kosong yang berada di tepi jalan raya Desa Sijeruk.

 

Bayi pertama kali ditemukan oleh Sugiharti (51), warga setempat, saat hendak membeli sarapan. Ketika berjalan kaki, ia mendengar suara tangisan bayi di sekitar jalan yang dilaluinya.

 

Karena penasaran, Sugiharti mencari sumber suara hingga akhirnya menemukan bayi yang dibungkus kain jarik dan plastik berwarna hitam tergeletak di lantai warung kosong tersebut. Mengetahui hal itu, Sugiharti langsung menghubungi adiknya, yang kemudian meneruskan laporan ke kepala desa dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sragi.

 

AKBP Rachmad menuturkan, setelah menerima laporan, pihaknya segera menurunkan tim ke lokasi.

 

“Petugas langsung melaksanakan olah TKP dan mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Sragi 1,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, Kapolres juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan perlengkapan bayi.

 

“Tadi kami juga memberikan sedikit bantuan berupa perlengkapan bayi sebagai bentuk kepedulian dan simpati terhadap penemuan bayi ini,” tambahnya.

 

AKBP Rachmad menjelaskan, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui penemuan bayi tersebut. Selain itu, penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mencari pelaku sekaligus mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.

 

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Puskesmas Sragi 1, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat 3 kg dan panjang 47 cm dalam keadaan sehat.

 

“Menurut pihak puskesmas, bayi tersebut diperkirakan baru berusia satu hari,” jelas AKBP Rachmad.

 

Menanggapi kemungkinan adanya warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut, Kapolres Pekalongan menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Puskesmas Sragi 1 serta memastikan prosesnya sesuai aturan yang berlaku.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak.

 

“Kami berharap warga dapat saling menjaga dan melindungi anak-anak di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (afk)

 

 

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru