Polisi Bekuk Pelaku Begal & Penadah di Indramayu, 3 Lagi Masih DPO

Sabtu, 26 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOIRNAL NEWS // Dua pelaku begal sadis berhasil dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polres Indramayu. Selain kedua begal ini, seorang penadah hasil dari curian pelaku pun berhasil diringkus. Pelaku begal ini tak segan melukai korbannya dengan golok jika melawan yang selalu dibawanya setiap beraksi.

Ketiga pelaku ditangkap pada hari Kamis tanggal 24 April 2025 sekira pukul 04.30 WIB di tempat persembunyiannya di daerah Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Saat ditangkap, mereka berusaha melarikan diri dan karena membahayakan keselamatan petugas sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua begal itu.

Kedua begal ini adalah S alias Nano (20 tahun), warga Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu dan Y alias Gegog (24 tahun), warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. serta YA alias Acim (30 tahun), Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng,
Kabupaten Indramayu sebagai penadah residivis dalam perkara pencurian dengan pemberatan pada tahun 2018. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku digelandang ke Polres setempat untuk memberikan keterangan atas perbuatannya.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan mengatakan, selain pelaku, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap 3 orang yang masuk DPO yang ikut bersama beraksi bersama pelaku.

“Ketiga pelaku yang DPO ini sebelumnya telah kami datangi dan lakukan pencarian di tempat persembunyian nya namun melarikan diri. Kami memberikan waktu 3 x 24 jam untuk menyerahkan diri ke Polsek ataupun ke Polres, karena kami akan terus mencari kalian sampai kapanpun dan dimanapun serta kami tidak akan segan segan memberikan tindakan tegas kepada kalian, ” kata Hillal, pada Jumat (26/4/2025).

Masih dikatakan Hillal, begal yang diringkus pihaknya ini telah melakukan aksinya di 10 TKP. 7 di wilayah hukum Polres Indramayu dan 3 wilayah Kabupaten Cirebon.

“Pelaku ini sering membawa sajam tajam jenis golok setiap kali beraksi, bahkan tidak segan bakal melukai korban jika melawan,” jelasnya.

Modus operandinya, katanya, pelaku menggunakan motor berboncengan, hunting untuk mencari sasaran dan membuntuti korban sampai di tempat yang sepi.

Kemudian pelaku memepet motor korban dan berupaya mengambil kuncinya dan pelaku yang dibonceng mengeluarkan senjata tajam golok untuk menakuti. Bahkan tak jarang pelaku menendang motor korban dan akhirnya membawa kabur motor korban.

“Barang bukti yang kami amankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam. satu bilah senjata tajam jenis golok dan tiga unit Handphone milik pelaku yang digunakan untuk berkomunikasi. Atas perbuatannya ini dua pelaku terjerat Pasal 365 Ayat (2) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Pasal 480 KUHP tentang Pertolongan jahat atau tadah dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, “tandasnya.

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru