Sedang Nunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Polisi

Kamis, 6 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Penjual Obat Mercon yang bertransaksi di wilayah Kedungwuni Pekalongan diamankan Polisi saat sedang menunggu konsumennya. DAR alias Agung (28) warga Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, diamankan petugas di Jl. Widya Manggala Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, tepatnya di depan kantor kelurahan Kedungwuni Barat.

 

Dari keterangan Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso W, S.I.K melalui Kasubsi Penmas Iptu Suwarti, S.H., pelaku diamankan pada hari Selasa (04/03/2025) sekitar pukul 18.30 Wib.

 

“Agung diamankan petugas saat sedang menunggu pembeli,” ujarnya.

 

Iptu Warti mengungkapkan, terungkapnya peristiwa tersebut dari informasi warga masyarakat yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh Polres Pekalongan.

 

“Jadi, pada Selasa (04/03), petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di wilayah Kecamatan Kedungwuni ada seseorang yang sedang melakukan jual beli bahan peledak (mercon),” ungkapnya.

 

Dari informasi itu, petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan ke lokasi. Unit Reskrim Polsek Kedungwuni yang di back up Resmob Polres Pekalongan akhirnya berhasil mengamankan pelaku yang sedang menunggu pembeli bahan peledak tersebut.

 

Dari tangan pelaku ini, petugas menemukan beberapa bahan peledak yang sudah siap jual.

 

“Sebanyak 6 kilogram obat mercon, kemudian 1 kilogram aluminium powder, 2 kilogram booster lengkeng dan 1 buah timbangan ditemukan oleh petugas dari tangan pelaku,” imbuh Kasubsi Penmas.

 

Lanjut Iptu Warti, selain menjual obat mercon, pelaku ini ternyata membuat dan meracik sendiri obat mercon tersebut.

 

Pelaku beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Kedungwuni guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. (afk)

 

 

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru