Anggota Intel Kodim 0608/CianjurTangkap Penjual Obat Terlarang Daftar G di Sukaluyu

Selasa, 1 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Anggota Unit Intel Kodim 0608/Cianjur, berhasil menangkap seorang penjual obat obatan terlarang Daftar G Jenis Eximer dan Tramadol di Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Selasa (1/10/2024).

Pelaku penjual obat obatan terlarang berinisial MD (29) warga Kampung Sukahegar RT 02/01 Desa Panyusuhan Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan keterangan, penangkapan pelaku penjual obat obatan terlarang tersebut berdasarkan informasi warga yang geram dengan adanya penjualan obat-obat terlarang yang berada tepat di depan Ponpes Ciburial Kampung Sukahegar RT 02/01 Desa Panyusuhan.

“Pada saat melaksanakan pendataan Galian C didapatkan informasi dari warga terkait adanya penjualan obat-obat terlarang yang berada tepat di depan Ponpes Ciburial,” kata Pasi Intel Kodim 0608/Cianjur, Kapten Inf Uyat Ruhyat, di Makodim Cianjur.

Dengan adanya informasi tersebut, lanjut Pasi Intel, anggota Unit Intel Kodim 0608/Cianjur yang dipimpin Dansub 1 Unit Inteldim 0608/Cianjur, Peltu Dicky langsung melakukan pengecekan ke TKP, dan ditemukan adanya kegiatan transaksi jual beli obat-obat terlarang yang dilakukan oleh Sodara MD.

“Melihat kejadian tersebut, anggota Unit Intel langsung mendatangi tempat penjualan dan ditemukan Barang bukti obat-obatan terlarang jenis Daftar G. Dan langsung diamanakan bersama barang bukti,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan, Obat-obatan Daftar G yakni Tramadol 550 butir, Tramadol Putih 367 butir, Eximer 623 butir, dan uang senilai Rp 868.000.

“Saat ini pelaku diamankan di Makodim dan akan diserahkan ke Polres Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru