Diduga Mentang Mentang jadi Kepala desa , Kades Wonosegoro Apatis Terhadap media

Sabtu, 13 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batang // Diduga punya penyakit apatis atau alergi sama awak media kepala desa Wonosegoro kecamatan Bandar kbpten batng Jawa Tengah mencoreng dan menjadi citra buruk jabatan kepala desa .

Bermula dari awak media yang hendak konfermasi terkait proyek Dana Desa 11/7/2024 , saat awak media mencoba mendatangai kediaman kepala desa karena waktu itu balai desa sudah tutup , baru hendak turun dari motor ,tiba tiba kepala desa dari sampai g rumahnya , dengan tas kecil di bahunya ,dia berjalan dengan angkuh sambil berkata ketemu besok saja dengan nada yang di duga sangat ketus dan cambil cepak berlalu dengan sangat acuh .

Esok nya awak media mencoba datang ke balai desa sesuai kata kata kepala desa 12/7/2024 , waktu itu balai desa dalam keadaan ramai karena masih banyak tamu ,sedangkan kepala desa ada di suatu ruangan yang memang banyak tamu , awak media coba menyapa dan di jawab kepala desa dengan berkata , masih banyak tamu mas , nanti mas masih banyak tamu , katanya.

Kurang lebih satu jam menunggu di awal media menggubdu ruangan lain tak lama kemudia adzan dhuhur hari Jumat konandang , setelah itu kepala desa keluar tanpa menyapa atau menfhapiri awak media yang lama menunggu berlalu pergi begitu saja dengan setengah berlali sambil berkata mau jumatan dulu tanpa menoleh kearah awak media sedikitpun .

Kepala ddesa wonosegoro kecamatan Bandar saat di hubungi lewat telfon sangat menyayangkan tingkah laku seorang kepala desa Winosegoro kalau benar apa yang di adukan oleh awak media , sebagai kades seharusnya punya adab terhadap seiapa saja yang datang kepadangnya dengan segala urusan yang bermacam macam ,, ya nanti akan saya berikan binaan supaya tidak ada salah komukasi antara awak dengan media atau LSM , tegasnya

Berita Terkait

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di Persidangan
Tiga Pengamen Dibekuk, Kasus Curanmor yang Meresahkan Warga Cirebon Berhasil Terungkap
Perempuan Titipan Dinsos di Sukabumi Diduga Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54

Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:25

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:17

Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Berita Terbaru