Muntah, Puluhan warga Desa grogol kecamatan kapetakan Gruduk kantor desa dan Tempat Limbah bulu Ayam

Selasa, 9 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, – Puluhan warga Desa Grogol Kecamatan kapetakan kabupaten Cirebon Jawa Barat, menggruduk tempat lokasi pengeringan limbah bulu ( lar) ayam, yang sebelumnya bermediasi di desa setempat dan difasilitasi oleh Kepala Desa Grogol kuwu Suyatno dengan pengamanan aparat kepolisian polsek kapetakan Polres cirebon kota, Selasa (09/07/2024).

 

 

Aksi masa tersebut memprotes karena dari bauh limbah bulu ayam menyengat yang diolah oleh perorangan berdampak pada warga lingkungan sekitar.

 

Sebelum menggruduk lokasi pengeringan tersebut warga mencoba bermediasi dengan pemilik usaha limbah bulu ayam dengan disaksikan oleh kepala desa, namun tidak ada titik temu dan tidak menghasilkan kesepakatan bersama, karena pemilik lokasi tersebut bersih kekeh tidak mau menutup usahanya. Namun warga tetep meminta agar lokasi limbah bulu ayam yang berlokasi di blok ledeng RT. 20. RW. 05. Desa setempat segera ditutup, karena menyebabkan bau yang menyengat bahkan banyak sebagian warga terserang penyakit TBC.

 

 

Usai mediasi gagal dikantor desa setempat, Sambil berjalan kaki massa menggruduk lokasi tempat pengeringan limbah bulu ayam dengan berorasi meminta penutupan lokasi tersebut karena berdampak pada lingkungan bahkan diduga bisnis tersebut belum mengantongi izin ( ilegal).

 

Sudarta koordinator aksi masaa mengatakan” Tuntutan warga hanya meminta agar lokasi tersebut ditutup kami sangat memprotes dengan adanya bau limbah menyengat, pasalnya bau limbah yang ditimbulkan, banyak warga yang terdampak sesak nafas dan sakit.

 

 

“Dampaknya ke masyarakat sekitar ada yang muntah- muntah, anak anak bahkan ada yang terkena penyakit TBC,” Tutupnya

 

Jika tuntutan warga tidak diindahkan, maka kami akan melaporkannya ke dinas terkait dan kepolisian setempat,” Pungkasnya

 

Sementara itu, Kepala Desa ( Kuwu) Grogol Saat dikonfirmasi awak media ” Mengatakan dengan tegas akan segera menutup lokasi tersebut, karena tuntutan masyarakat maka loksi tersebut akan kami tutup dengan koordinasi dengan pihak terkait, dan Alhamdulillah selama orasi masyarakar kami berjalan dengan tertib,” Pungkasnya

 

 

“Unruk diketahui bahwa usaha limbah bulu ayam tersebut sudah berjalan selama dua tahun, diduga tidak mengantongi izin usaha dan terkesan dibiarkan.

 

 

 

(Wadira)

Berita Terkait

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya
Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.
Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.
KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:15

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41

Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59

KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA

Berita Terbaru