Sempat Hilang Kontak Dua Hari, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Depan Masjid Pekajangan

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Sesosok jasad pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di area parkir depan Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/9/2026) malam. Korban diketahui berinisial GS (64), warga yang berdomisili di Perumahan 2 Mutiara Residence, Desa Gejlig, Kecamatan Kajen.

Peristiwa memprihatinkan tersebut pertama kali terungkap sekira pukul 20.00 wib oleh anak korban sendiri, JI (24), yang curiga karena sang ayah tak kunjung memberi kabar selama dua hari.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H membenarkan laporan peristiwa penemuan orang meninggal dunia di dalam kendaraan roda empat tersebut.

“Polsek Kedungwuni menerima laporan masyarakat terkait penemuan orang meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di depan Masjid Baitul Makmur Pekajangan pada Rabu malam sekira pukul 20.30 wib. Petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” terang Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Iptu Suwarti membeberkan, kronologi bermula pada Senin (31/8/2026) sekira pukul 17.30 wib. Saat itu JI bertemu sang ayah di RSI Pekajangan untuk bertukar kendaraan. Sebelum pergi mengajar les privat, JI sempat berpesan agar ayahnya mengabari jika sudah tiba di rumah.

Namun hingga malam hari, tidak ada kabar dari korban. JI menduga ayahnya sudah tertidur karena waktu sudah larut. Keesokan harinya, Selasa (1/9/2026), JI beraktivitas seperti biasa mengajar di sekolah dan kembali ke RSI Pekajangan untuk menjaga ibunya yang sedang dirawat inap. Upaya JI menghubungi ponsel sang ayah sepanjang hari tak membuahkan hasil. Bahkan saat mengonfirmasi penjaga rumah pada malam harinya, korban diketahui tidak berada di rumah.

Kecemasan JI kian memuncak pada Rabu (2/9/2026). Sekira pukul 16.00 wib, saat hendak menjenguk ibunya di rumah sakit, ia melihat mobil ayahnya terparkir di area depan Masjid Baitul Makmur Pekajangan. Namun saat diperiksa sepintas dari luar, korban tidak terlihat di dalam kendaraan.

Titik terang baru didapat sekira pukul 20.00 wib ketika JI keluar untuk membeli makan. Melihat mobil sang ayah masih berada di posisi yang sama, rasa curiga mendorongnya mendekat dan membuka pintu kendaraan.

“Saat pintu mobil dibuka, saksi mendapati ayahnya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kendaraan. Saksi kemudian meminta bantuan Satpam RSI Pekajangan untuk membawa peralatan medis darurat, namun korban dipastikan sudah meninggal dunia,” jelas Iptu Suwarti.

Jasad korban langsung dievakuasi ke ruang jenazah RSI Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil olah TKP oleh personel Polsek Kedungwuni dan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Seluruh barang berharga milik korban juga utuh di dalam mobil.

“Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan tidak ada indikasi tindak pidana maupun penganiayaan. Korban diduga kuat meninggal dunia karena sakit. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkas Iptu Suwarti. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Berita Terkait

Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.
Desa Tritih Lor Bentuk Panitia Pengangkatan Perangkat Desa
Bekas Kebun Tebu di Pekalongan Terbakar Tengah Malam, Ternyata Sengaja Dibakar untuk Dibersihkan
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Polres Cirebon Kota Ungkap 23 Kasus Narkoba dan Musnahkan Ribuan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat
Dinas Pertanian vs KTNA Saling Lempar Tanggung Jawab, Bos Tarub Cirebon Ultimatum Bupati Imron Soal Tunggakan Rp7 Juta
Diduga menipulasi data dan tolak tandatangan kepala desa Mandalawangi hambat pasar Minggu pagi
412 Desa di Kabupaten Cirebon Didorong Perkuat Kemandirian Lewat Pengelolaan Keuangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:39

Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

Desa Tritih Lor Bentuk Panitia Pengangkatan Perangkat Desa

Selasa, 15 September 2026 - 10:46

Bekas Kebun Tebu di Pekalongan Terbakar Tengah Malam, Ternyata Sengaja Dibakar untuk Dibersihkan

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Senin, 14 September 2026 - 17:13

Dinas Pertanian vs KTNA Saling Lempar Tanggung Jawab, Bos Tarub Cirebon Ultimatum Bupati Imron Soal Tunggakan Rp7 Juta

Berita Terbaru