Bupati Cianjur Sesalkan Dugaan Iuran Perpisahan Di SMP Negeri 1 Mande

Kamis, 13 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Bupati Cianjur H. Herman Suherman sangat menyayangkan sikap sekolah yang meminta iuran perpisahan tanpa memperhatikan orang tua siswa yang tidak mampu.

Hal tersebut ia sampaikan kepada awak media melalui sambungan telpon whatsap, ia mengungkapkan jika pihak sekolah harus melihat masyarakat bawah untuk menentukan iuran yang akan ditetapkan.

” Iya kasihanlah kita harus melihat ke bawah masyarakat yang tidak mampu, kalo di sekolah yang mampu ya silahkan silahkan saja berarti masyarakatnya mampu. Tetapi kalau di sekolahnya ada yang tidak mampu kasian. Nanti walaupun misalkan tidak dipaksa anaknya malu minta ke orang tua dan orang tuanya memaksakan diri jadi pinjam kesana kemari,” kata Bupati Cianjur, kepada Wartawan, Kamis, (13/6/24).

Herman juga mengingatkan meski melalui musyawarah. Namun para guru harus peka memperhatikan dan melibatkan masyarakat kebawah.

” Makanya gurunya peka harus melihat ke bawah walaupun musyawarah tidak semuanya dan juga musyawarah masyarakat miskin juga harus dilibatkan lihat kebawah kasian apalagi buat beli infokus kan tidak boleh kan ada dana Bos,” ujarnya.

Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menghubungi Dinas terkait untuk melakukan Pembinaan terhadap sekolah tersebut.

” Ya, saya akan sampaikan ke Dinas Pendidikan untuk dilakukan pembinaan,” pungkasnya.

Herman menghimbau Kepada Para Kepala Sekolah juga Komite agar selalu memperhatikan masyarakat kebawah di saat mengambil keputusan.

” Hibauannya tadi Kepala Sekolah, Komite harus melihat kebawah liahat masyarakat yang tidak mampu kasian mereka bisa pinjem ke sana kemari,” tutupnya.

Berita Terkait

Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.
Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya
Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.
Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:39

Publikasi Kinerja Satpol PP Kab.Bogor Perkuat Penegakan Dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:15

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41

Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru