‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Selasa, 6 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎SUMENEP — Organisasi Masyarakat Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) DPC Kabupaten Pamekasan melakukan pendampingan kepada masyarakat terkait dugaan penyerobotan badan jalan yang terjadi di akses masuk menuju Goa Payudan, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pembangunan rumah tersebut dilakukan oleh warga yang juga merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.
‎
‎Sekretaris AMP DPC Pamekasan, Hasbullah, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kontrol sosial atas dasar aduan warga sekitar.
‎
‎”Kami melakukan pendampingan agar persoalan pembangunan rumah yang pilarnya diduga memakan badan jalan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Hasbullah.
‎
‎Dalam rapat Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar, Hasbullah menanyakan langsung kelengkapan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta keabsahan bukti kepemilikan tanah yang digunakan untuk membangun rumah tersebut.
‎
‎Ia juga menyayangkan ketidakhadiran pemilik bangunan, H. Holik, padahal musyawarah ini sangat penting untuk mencari solusi agar akses jalan umum tetap luas, aman, dan nyaman digunakan warga maupun pengunjung Goa Payudan.
‎
‎Sementara itu, Camat Guluk-Guluk, M. Halil Roshan, mengonfirmasi bahwa bangunan tersebut tidak memiliki IMB.
‎
‎”Setelah kami tanyakan kepada Pemerintah Desa Payudan Daleman, ternyata IMB-nya tidak ada. Pemerintah Kecamatan akan melakukan pendekatan dan musyawarah terlebih dahulu. Jika nanti yang bersangkutan tetap ngotot dan tidak mau membongkar pilar yang memakan badan jalan, barulah kami serahkan kepada Pemerintah Kabupaten atau instansi terkait,” tegas Camat.
‎
‎Camat juga menyampaikan rasa kecewanya atas ketidakhadiran H. Holik tanpa alasan yang jelas, padahal beliau juga menjabat sebagai anggota BPD.
‎
‎”Sangat disayangkan beliau tidak hadir. Musyawarah ini bertujuan agar masalah cepat selesai dengan hasil yang memuaskan. Perlu diketahui, yang melapor bukan hanya satu orang, melainkan seluruh masyarakat yang tinggal di sepanjang akses jalan menuju Goa Payudan,” tambahnya.
‎
‎Di akhir pertemuan, H. Holik mengutus menantunya, Arif, yang juga berstatus sebagai pegawai di Puskesmas Guluk-Guluk, untuk hadir mewakili dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadirannya,serta akan menyampaikan kepada abah saya nantnya apa yang sudah dimusyawarahkan,cuman saya tidak bisa memberikan jaminan setuju tidaknya abah,dan bagaimanapun hasilnya nanti segera saya sampaikan kepada Bapak Camat atau kepala Desa.( ahd )
‎
‎

Berita Terkait

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang
‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku
‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas
Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota
Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira
‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur
Musrenbangdes Tritih Wetan Banjir Masukan dari Warga
HUT TNI ke-81, Koramil 08 Mande Gelar Santunan Yatim dan Tegaskan Babinsa Siap Dukung Ketahanan Pangan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:21

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26

‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18

‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18

Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota

Berita Terbaru