Program Ketahanan Pangan Desa Sukaraharja Diduga Ada Kejanggalan, Minta di Audit

Senin, 15 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS | Program KETAPANG ( Ketahanan pangan ) desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat yang diperuntukan ternak sapi masih belum jelas, pasalnya 10 ekor sapi untuk ketapang yang seharusnya sudah ada realisasi hingga saat ini masih dipertanyakan.

Ketua BPD desa Sukaraharja, Ujang Rohman kepada kantor Journal News senin, (15/01/24) mengatakan”, untuk program ternak 10 ekor sapi yang berasal dari Dana Desa (DD) diperuntukan program KETAPANG (ketahanan pangan) memang tidak ada, saya juga tidak tahu dimana adanya sapi sapi itu sekarang sisimpan.

” jangankan 10 ekor sapi, kandangnya pun masih nelum beres, padahal program ketapang ini diwacanakan dari tahun 2023, nah sekarang sudah tahun 2024 sedangkan kandangnya pun untuk ternak sapi masih belum beres paling baru 70 persen, masih perlu waktu.

” jadi kapan program ketapang ini bisa realisasi, kemungkinan diduga ini ada kejanggalan atau permainan, terkait anggaran yang kurang transparan, maka kepada pemerintah yang berwenang saya untuk desa Sukaraharja kecamatan Cibeber minta di audit”, tegasnya.

 

Sementara ketua karang taruna desa Sukaraharja, Yana saat diwawancara Journal News memaparkan”, program ini sudah di wacanakan dari tahun 2023 tetapi tidak ada bukti sampai saat ini, warga dan kelompok tani juga sempat menayakan terkait ketapang ternak sapi itu, ya saya jawab coba tanyakan aja ke kepala desa kenapa masih belum realisasi kemungkinan anggaran nya diduga ada kejanggalan”, paparnya.

Mencuatnya desas desus program ketapang desa Sukaraharja untuk ternak sapi, redaksi Journal News langsung menghubungi kepala desa Ajuk, akan tetapi saat dihubungi via WhatsApp kepala desa Sukaraharja Ajub tidak aktif, hingga berita ini diterbitkan.

 

Berita Terkait

Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
Kasus Baru Pembakaran Pagar Muncul, Laporan Awal Ali Wardana Masih Mandek Tanpa Hasil
Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur
Wartawan..?Anggaran, Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekda Lahat diduga banyak kejangalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:05

Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54

Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:25

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap

Berita Terbaru