KPK Geledah Kantor Kemensos Terkait Dugaan Korupsi Beras

Rabu, 24 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews.id _Komisi Pemberantasan Korupsi {KPK}baru saja menggeledah kantor Kementerian Sosial {Kemensos RI}. Penggeledahan kantor yang dipimpin Menteri Sosial {Mensos}Tri Rismaharini itu terkait dugaan kasus korupsi beras bantuan sosial {bansos}

Usai heboh kantor Risma digeledah oleh tim KPK, Risma pun angkat bicara. Ketua DPP Partai PDIP itu mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui masalah terkait penggeledahan tersebut.

Risma menjelaskan bahwa dugaan korupsi beras bansos itu merupakan penyaluran tahun 2020, sementara ia baru dilantik Presiden Jokowi pada 27 Desember 2022.

“Saya tidak tahu masalahnya. Saya sudah beberapa kali sampaikan ke teman media. Karena ini kejadiannya tahun 2020,” kata Risma saat konferensi pers di Jakarta, Rabu {24/5/2023},

Sebelumnya, KPK telah menggeledah kantor Kemensos RI pada Selasa {23/5/2023}.Penggeladahan itu pun dibenarkan oleh Risma.

Bahkan katanya tim KPK sempat diterima oleh Mensos sebelum menggeledah kantornya.

Risma mendapatkan informasi dari KPK bahwa penggeledahan di kantornya itu terkait PT Bhanda Ghara Reksa atau BGR.

“Ternyata betul berita acara adalah masalah BGR dan itu tahun 2020. Jadi saya nggak tahu. Jadi kalau teman-teman {wartawan} tanya itu masalahnya gimana saya tidak tahu,” tegas mantan Wali Kota Surabaya itu.

Risma merasa ada kejanggalan dalam kasus ini karena disebutkan ada dana di Dirjen Pemberdayaan Sosial {Dayasos}dan oknum Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial {Linjamsos} ikut terlibat.

“Hanya yang saya tahu ini aneh. Waktu saya baca kenapa duitnya di Dayasos, kenapa kemudian ada orang Linjamsos turut serta.

” Itu saja yang saya heran. Tapi kan saya tidak tahu case kejadiannya seperti apa. Itu ya, clear,” pungkas petugas Partai PDIP itu.

Sebelumnya, terkait penggeledahan kantor Kemensos RI itu juga dibenarkan oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.

“Benar, ada kegiatan dimaksud,” kata Ali Fikri kepada wartawan
rabu-{24/5/2023}

Diketahui dugaan korupsi beras bansos itu merupakan penyaluran untuk keluarga penerima manfaat {KPM} program kerja harapan {PKH} tahun 2020-2021.

Saat itu Kemensos dipimpin oleh Juliari Batubara yang telah menjadi tersangka bansos Covid-19. Diketahui Juliari Batubara juga merupakan Wakil Bendahara Umum Partai PDIP saat itu. {Red}

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Berita Terbaru