Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews.id //
Lahat // Dugaan adanya kejanggalan pengadaan mesin absensi elektronik (fingerprint) di sejumlah Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Lahat tengah menjadi sorotan masyarakat publik dari data yang dihimpun proyek pengadaan fenjerprint tersebut.

Terindikasi adanya dugaan kejangalan seperti; dalam perjanjian awal pajak ditanggung oleh penyedia, Faktanya tidak sesuai setelah barang dibeli pajak dibebankan pihak pembeli atau pihak sekolah

Pengadaan fingerptrint yang bersumber dari dana (Bos) Bantuan oprasional sekolah tahun 2026, setiap sekolah dipotong sebesar Rp 3 juta rupiah per sekolah.

Dipersoalkan yang disebut-sebut ada dugaan indikasi mark up harga, berdasarkan laporan data yang diterima beberapa sekolah yang melaksanakan Pemblian fingerprint atau absen elektronik yang mengunakan anggaran dana BOS tahun 2026,

Pihak sekolah harus Transparan, pembelian harga dan sepek barang disediakan pihak ketiga. Menyikapi adanya dugaan kejanggalan Proyek Fingerprint (mesin absen sekolah) menjadi perhatian Aktivis dan Lembaga Lahat.

“Agar aparat penegak hukum APH,
Kejaksaan negeri (kejari) inspektorat Kabupaten Lahat, serius dalam mengungkap kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Bos Bantuan Oprasional Sekolah

Ia, juga meminta Kejari Lahat, usut tuntas dugaan pungli di sekolah Se-kabupaten lahat oleh oknum K3S Uang sejumlah Rp
sebesar Rp180.000 ribu rupiah dengan dalilnya untuk pembuatan soal ujian pretek kelas 6 SD tahun ajaran 2025/2026

Menurut nara sumber yang namanya tidak mau disebut” Hal ini dinilai janggal kerena jumlah siswa sekolah dasar di kabupaten lahat ini berbeda bedah, “Ungkapannya kepada wartawan Journalnews.id**Fr.A

Penulis : Frengky

Editor : Ks

Berita Terkait

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di Persidangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:05

Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54

Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Berita Terbaru