Satgas Citarum Harum Sektor 6 Cek Outfall Salah Satu Perusahaan di Haurwangi, Begini Hasilnya!

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR – Satuan Tugas Citarum Harum Subsektor 2 Sektor 6 Cianjur melaksanakan operasi pengecekan outfall di PT QL Agrofood, Kampung Neglasari, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu 22 April 2026.

Kegiatan dipimpin Dansubsektor 2 Citarum Harum, Peltu Hadiat, bersama anggota satgas. Pemeriksaan difokuskan pada titik pembuangan akhir atau outfall perusahaan untuk memastikan limbah cair yang dibuang ke lingkungan telah memenuhi baku mutu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, kondisi air yang keluar dari outfall PT QL Agrofood terpantau jernih, tidak berwarna, dan tidak mengeluarkan bau menyengat. Hal ini mengindikasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perusahaan berfungsi dengan baik.

Peltu Hadiat menegaskan operasi outfall rutin dilakukan sebagai bagian dari program Citarum Harum untuk mengembalikan kualitas Daerah Aliran Sungai Citarum.

Terpisah Dansektor 6 Citarum Harum Kolonel Inf. Jhonson M. Sitorus berharap seluruh perusahaan di wilayah Cianjur, khususnya yang menghasilkan limbah cair, wajib mengolah limbahnya terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai. “Pastikan air yang mengalir ke Citarum sudah sesuai baku mutu yang berlaku. Jangan sampai mencemari sungai yang jadi sumber kehidupan warga,” tegasny.

Operasi outfall merupakan salah satu agenda utama Satgas Citarum Harum Sektor 6 Cianjur untuk menekan pencemaran industri. Selain inspeksi mendadak, satgas juga melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada pelaku usaha agar taat aturan lingkungan.

Program Citarum Harum sendiri menargetkan Sungai Citarum bebas pencemaran dan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat untuk air baku, pertanian, dan perikanan. Keberhasilan satu perusahaan dalam mengelola limbah diharapkan menular ke perusahaan lainnya di sepanjang DAS Citarum.

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru