Satgas Citarum Harum Sektor 6 Cek Outfall Salah Satu Perusahaan di Haurwangi, Begini Hasilnya!

Rabu, 22 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR – Satuan Tugas Citarum Harum Subsektor 2 Sektor 6 Cianjur melaksanakan operasi pengecekan outfall di PT QL Agrofood, Kampung Neglasari, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu 22 April 2026.

Kegiatan dipimpin Dansubsektor 2 Citarum Harum, Peltu Hadiat, bersama anggota satgas. Pemeriksaan difokuskan pada titik pembuangan akhir atau outfall perusahaan untuk memastikan limbah cair yang dibuang ke lingkungan telah memenuhi baku mutu.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, kondisi air yang keluar dari outfall PT QL Agrofood terpantau jernih, tidak berwarna, dan tidak mengeluarkan bau menyengat. Hal ini mengindikasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perusahaan berfungsi dengan baik.

Peltu Hadiat menegaskan operasi outfall rutin dilakukan sebagai bagian dari program Citarum Harum untuk mengembalikan kualitas Daerah Aliran Sungai Citarum.

Terpisah Dansektor 6 Citarum Harum Kolonel Inf. Jhonson M. Sitorus berharap seluruh perusahaan di wilayah Cianjur, khususnya yang menghasilkan limbah cair, wajib mengolah limbahnya terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai. “Pastikan air yang mengalir ke Citarum sudah sesuai baku mutu yang berlaku. Jangan sampai mencemari sungai yang jadi sumber kehidupan warga,” tegasny.

Operasi outfall merupakan salah satu agenda utama Satgas Citarum Harum Sektor 6 Cianjur untuk menekan pencemaran industri. Selain inspeksi mendadak, satgas juga melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada pelaku usaha agar taat aturan lingkungan.

Program Citarum Harum sendiri menargetkan Sungai Citarum bebas pencemaran dan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat untuk air baku, pertanian, dan perikanan. Keberhasilan satu perusahaan dalam mengelola limbah diharapkan menular ke perusahaan lainnya di sepanjang DAS Citarum.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru