Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎Progres Evaluasi Penutupan Panitia FP3TI dari Madura Pamekasan Mendesak Realisasi Pita Cukai Khusus untuk Pengusaha Rokok Lokal / UMKM
‎Terus di Dengungkan

‎Surabaya,-Forum Peduli Petani Pengusaha hasil Tembakau indonesia (FP3TI) gelar Seminar dengan Tema “Mengurai Benang Kusut, Mendorong Pita Cukai Khusus Menuju Tata Kelola industri Rokok yang Berkeadilan” yang dilaksanakan pada hari Selasa 09/12/2025 di Hotel Sahid Surabaya kemarin Sukses Menyerap Aspirasi Dari Para pengusaha diantaranya Rekomendasikan Pita Cukai khusus, Subsidi pita cukai, pita cukai kelas UMKM dan Pengurusan ijin nya harus di permudah untuk menekan peredaran Rokok serta mendesak ke Pemerintah agar segera mengoprasikannya SIHT yang ada di kab Pamekasan dan di beberapa daerah Lainnya

‎Acara yang di selenggarakan pada tgl 9 Desember di hotel Sahid Surabaya Berjalan dengan Dinamis dan Sukses sehingga Memadati Ruangan yang di hadiri oleh perwakilan Pengusaha aktivis buruh dan Advokad se jatim 1. yang dimoderatori oleh Tutty Rahayu Matari, S.H., M.H., ini berlangsung mulai pkl: 13.00 wib dengan menghadirkan beberapa narasumber, sebagai berikut:
‎1. Romdloni selaku Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas 2 Dirjen Bea & Cukai (DJBC) Kanwil Jatim 1.
‎2. AKP. Juwair, S.H., M.H. selaku Panit Subdit I Indagsi Direskrimsus Polda Jatim.
‎3. H. Zainal Arifin selaku Ketua DPRD Sumenep.
‎4. H. Khairul Umam wakil ketua DPRD Pamekasan
‎5. Novian Dermawan selaku
‎Kepala KPPBC TMP C Madura.
‎6. H. Marsuto Alvianto selaku Pengusaha Rokok di Pamekasan Madura.
‎7 H. Fathortosi
‎8. H. Mistari dan masih banyak Lainnya perwakilan dari Banyuwangi Jember Situbondo malang

‎Kegiatan Seminar tersebut banyak mendapatkan Apresiasi dari semua kalangan baik dari perwakilan Pengusaha Rokok Lokal di Jawa Timur, para Buruh Pabrikan Rokok Lokal , Petani, Aktivis dan Akademisi.

‎Turut hadir dalam kegiatan Seminar tersebut diantaranya Perwakilan Pengusaha dari Madura dan Jatim, beberapa Advokat dan Wakil Ketua KNPI Jawa Timur serta beberapa Tokoh Agama dan dari Veteran Jatim.

‎Dalam sambutannya Ketua Panitia Seminar Bayu Pangarso, S.T., yang juga dipertegas oleh Presiden FP3TI Zaini Wer wer menyampaikan ucapan terimakasih sedalam-dalamnya kepada para undangan dan narasumber yang hadir dan semua pihak yang telah men support acara tersebut.

‎” Acara ini sebagai penyambung kepentingan antara Pemerintah dan kepentingan pengusaha, demi terwujudnya kesejahteraan yang berkelanjutan tentu dengan adanya kebijakan dari pemerintah yang tidak lagi memberatkan dan menyulitkan para pelaku usaha hasil industri tembakau, mulai dari aturan pengurusan ijinnya, harga pita cukainya dan kesemua sektor turunannya “, ujar Bayu

‎Presiden Forum Peduli Petani Pengusaha Hasil Tembakau Indonesia (FP3TI), Zaini Wer Wer, juga mendesak agar peredaran rokok luar Madura segera ditindaklanjuti jangan hanya Rokok Lokal yang di Habisi.
‎ kami juga meminta Bea Cukai Madura mempermudah proses perizinan usaha hasil tembakau atau pendirian pabrik rokok di setiap daerah,” pintanya.

‎Dengan diadakannya forum ini, FP3TI mengajak seluruh petani, pelaku usaha, pemangku kebijakan, serta masyarakat luas untuk bersama–sama membangun masa depan pertembakauan yang lebih mandiri, produktif, serta bernilai ekonomi tinggi.

‎” Mari kita bangun kemitraan yang adil dan berkelanjutan antara petani serta pengusaha hasil tembakau, Pemerintah dan semua pihak, guna menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, sehat, produktif dan Berkeadilan ” ujar Zaini Wer Wer.

‎Seminar yang diselenggarakan oleh FP3TI ini ada 2 sesi, sesi pertama pemateri yang menyampaikan pemaparan terdiri dari Romdloni selaku Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas 2 Dirjen Bea & Cukai (DJBC) Kanwil Jatim 1 , H. Marsuto Alvianto selaku Pengusaha Rokok di Pamekasan Madura , H. Zainal Arifin selaku Ketua DPRD Sumenep ,
‎Sesi ke-2 yang dijeda dengan ishoma pemateri yang menyampaikan materi terdiri dari AKP. Juwair, S.H., M.H. selaku Panit Subdit I Indagsi Direskrimsus Polda Jatim dan Novian Dermawan selaku Kepala KPPBC TMP.(ahd)

Berita Terkait

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di Persidangan
Tiga Pengamen Dibekuk, Kasus Curanmor yang Meresahkan Warga Cirebon Berhasil Terungkap
Perempuan Titipan Dinsos di Sukabumi Diduga Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan
Tahanan Polres Cianjur Diduga Cacat Permanen, Kuasa Hukum Kusnandar Ali Siap Tempuh Jalur Hukum
Kasus Labu Viral di Cianjur Masuki Babak Baru, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi di Persidangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:25

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:17

Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:50

Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di Persidangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:55

Tiga Pengamen Dibekuk, Kasus Curanmor yang Meresahkan Warga Cirebon Berhasil Terungkap

Berita Terbaru