1800 Petak KJA Tidak Beroprasi Mulai Ditertibkan Satgas Citarum Harum Sektor 12

- Penulis

Selasa, 17 Oktober 2023 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS , Anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas ( Satgas ) Citarum Harum Sektor 12 bersama Tim mulai melaksanakan penertiban Keramba Jaring Apung di Waduk Cirata, tepatnya di perairan Jangari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, (17/10/23).

Penertiban dilakukan karena selain kualitas air di waduk semakin tidak baik juga saat ini daya tampung di Waduk yang menghasilkan energi listrik untuk jawa dan bali tersebut sudah melebihi ambang batas. Maka dari itu perlu adanya penertiban Keramba.

Sebagai mana telah kita ketahui bahwa Waduk Cirata melingkupi tiga Kabupaten diantaranya Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Purwakarta. Namun saat ini satgas beserta tim melaksanakan penertiban dimulai dari Kabupaten Cianjur terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dansektor 12 Citarum Harum Kolonel Kav. Bokiyar, mengatakan, bahwa sasaran eksekusi adalah kolam atau KJA yang tidak tidak produktif atau mangkrak.

” Kegiatan hari ini kita mulai melaksanakan eksekusi KJA yang dilaksanakan oleh sektor 12 di Wilayah Kabupaten Cianjur. Program yang dilaksanakan adalah bentuk kerjasama antara Satgas Citarum sektor 12 bersama PLN Nusantara Power, juga bersama perwakilan para kelompok Petani KJA, dan untuk jumlah total sampai akhir November ada sekitar 1800 petak,” kata Dansektor.

Ia menerangkan jika untuk pemangkasan kali ini tidak dilakukan penukaran antara KJA dengan Bioplok.

” tidak karena kalo kemarin kan alih usaha tetapi kalo sekarang memang eksekusi,” terangnya.

Dansektor juga menjelaskan jika perhari ditargetkan tim eksekusi harus memangkas sekurangnya 26 petak.

” perharinya karena ada tiga tim eksekusi satu timnya itu perhari minimal ada 26 petak jadi masing masing tim memotong 26 petak perhari,” ujarnya.

Ia juga kembali menegaskan jika Kriteria yang dipangkas kolam yang tidak oprasional dan sejauh ini dalam pemangkasan tersebut alhamdulilah tidak ada kesulitan karena kita sudah berkoordinasi dengan pemilik KJA .

” untuk material sisa pemotongan diserahkan ke pemilik KJA,” ucapnya.

Dansektor 12 CH Kolonel Kav. Bokiyar kembali mengingatkan bahwa Program ini memang sudah mulai dilakukan penertiban yang dimilai pada tahun ini dan akan berlanjut sampai tahun depan.

” iya pesannya masyarakat harus lebih memahami tentang program ini, karena kja sudah melebihi ambang batas jadi harus ada penertiban,” tegasnya.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru