Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui kegiatan Pembinaan Guru PAI Lulus Sertifikasi Tahun 2025 yang digelar di Aula KDA Kemenag Kabupaten Cianjur, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Asnawi, sebagai pembina utama. Turut hadir sebagai narasumber dari Tim Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, yakni H. Tayubi dan H. Anton Faisal El Fasya. Sebanyak 100 guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas layanan pendidikan agama di Kabupaten Cianjur.

Dalam sambutannya, Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Cianjur, H. A. Saepudin, menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan zaman dan digitalisasi.

“Hari ini kita dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan digitalisasi. Guru tidak cukup hanya mengajar seperti biasa, tetapi harus mampu bertransformasi, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh guru PAI untuk berani melakukan perubahan dan meninggalkan pola lama yang menghambat kemajuan.

“Mari berani melakukan break the pattern, memutus pola lama yang menghambat kemajuan dan mulai membangun pola baru yang lebih kreatif, adaptif, dan berorientasi pada masa depan. Dari sekadar mengajar menjadi mendidik, dari sekadar menyampaikan materi menjadi membangun karakter, dan dari sekadar bekerja menjadi memberikan dampak,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid PAI Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Asnawi, menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter.

“Jika ilmu agamanya sudah kuat dan nilai-nilai keagamaannya telah tertanam dengan baik, maka anak-anak kita akan memiliki pondasi yang kokoh untuk menghadapi berbagai tantangan zaman. Mereka akan memiliki arah hidup, karakter yang kuat, dan kesiapan untuk mempelajari ilmu apa pun demi meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kualitas guru merupakan bagian dari ikhtiar besar dalam mewujudkan generasi Indonesia yang religius, moderat, unggul, dan mampu bersaing di tingkat global.

“Apa yang kita lakukan hari ini sesungguhnya merupakan bagian dari ikhtiar besar negara. Mulai dari Presiden Republik Indonesia, Menteri Agama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Bupati Cianjur hingga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur memiliki harapan yang sama, yakni lahirnya generasi yang unggul, berkarakter, religius, moderat, dan mampu bersaing di tingkat global,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah telah memberikan perhatian besar kepada guru melalui berbagai program peningkatan kesejahteraan dan kompetensi. Karena itu, para pendidik diharapkan terus meningkatkan kualitas, integritas, profesionalisme, serta pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Kemenag Kabupaten Cianjur berharap para guru PAI mampu menjadi pendidik yang adaptif terhadap perubahan, menguasai teknologi pembelajaran, serta mampu mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan . Pungkasnya

( Try )

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru