Rakor Bersama Kepala Distrik Dan Kampung Se- Kabupaten Keerom, Bupati Gusbager Tekankan Penanganan Stunting Dan Kemiskinan Ekstrim Di Tingkat Kampung

- Penulis

Senin, 21 Agustus 2023 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP memimpin Rapat Koordinasi Bersama Kepala Distrik dan Kepala Kampung se-Kabupaten Keerom tahun 2023, di Gedung Pramuka, Asyaman, Arso Swakarsa, Senin (21/8/23).

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom Trisiwanda Indra N, S.PT, para kepala OPD, Para Kadistrik dan Kepala Kampung se-Kabupaten Keerom.

Pada kesempatannya, Bupati Keerom Piter Gusbager mengatakan bahwa rapat yang dilaksanakan dalam rangka evaluasi APBK dan sinkronisasi program penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Keerom.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita evaluasi APBK dimana harus sinkron dengan program penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Keerom, sekaligus mengevaluasi keterlambatan SPJ sejumlah Kampung yang berdampak pada keterlambatan pencairan dana ADD Tahap I, juga sejumlah persoalan yang ada di sejumlah kampung” jelasnya.

Dikatakannya, saat ini Pemerintah Kabupaten Keerom fokus dalam menekan penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Keerom.
“Stunting dan kemiskinan ekstrim dalam 2 tahun terakhir sudah turun hampir 1 persen karena peran serta semua pihak yang ada di Kabupaten Keerom,” imbuhnya.

Untuk itu, saya menegaskan kepada seluruh kepala kampung untuk dapat mengalokasikan anggaran APBK bagi Kader Posyandu, PKK, Karang Taruna, Juru Malaria Desa dan semua yang berkaitan dengan penanggulangan stunting dan kemiskinan ektrim serta utamanya peningkatan ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

Ia menambahkan, untuk anggaran desa tahun 2023 harus diatur dengan baik berdasarkan juknis yang ada, karena didapati masih banyak laporan APBK yang harus dievaluasi.

Lebih lanjut orang nomor 1 di Kabupaten Keerom itu berpesan agar seluruh masyarakat dan semua pihak menjaga Kamtibmas jelang Tahun Politik 2024.

“Keerom yang sudah damai, tentram dan harmonis harus dijaga bersama utamanya menjelang tahun demokrasi. Apapun dinamika yang terjadi nantinya harus bisa dipahami seluruh masyarakat guna menangkal hoaks (berita bohong) agar tidak berdampak pada keamanan ketertiban masyarakat di Kabupaten Keerom,” tutupnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru