Puskesmas Sukanagalih Luncurkan “Kampung Emas Mentari” untuk Tekan Stunting dan AKI-AKB

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR — Puskesmas Sukanagalih, Kecamatan Pacet meluncurkan inovasi “Kampung Emas Mentari” sebagai upaya terintegrasi menekan anemia, stunting, serta Angka Kematian Ibu dan Bayi/AKI-AKB. Program berbasis kolaborasi Pentahelix itu resmi diperkenalkan Rabu, 20/8/2025.

Kepala Puskesmas Sukanagalih Utari Doriomas mengatakan, masalah gizi dan kematian ibu-bayi tidak bisa ditangani sektor kesehatan saja. Karena itu “Kampung Emas Mentari” mengintegrasikan peran kecamatan, pemerintah desa, kader, LSM, tokoh agama, swasta, akademisi, hingga media massa.

“Kunci utama keberhasilan Kampung Emas Mentari adalah gotong royong,” ujar Utari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi ini sudah diterapkan sejak 2024 di kampung percontohan wilayah kerja Puskesmas Sukanagalih. Hasilnya, terjadi penurunan signifikan pada anemia ibu hamil dan remaja putri lewat pemantauan ketat serta edukasi nutrisi. Angka stunting juga turun berkat intervensi gizi spesifik dan sensitif yang dilakukan bersama lintas sektor.

Program ini juga menekan AKI dan AKB di wilayah kerja. Akses layanan kesehatan jadi lebih dekat, cepat, dan ramah. Warga pun mulai sadar pentingnya pemenuhan gizi, cek kehamilan rutin, dan PHBS.

Utari menyebut gagasan program ini berasal dari dr. Ardya Lucita, dokter umum yang bertugas di Puskesmas Sukanagalih. Ke depan, Puskesmas bersama seluruh aktor inovasi berkomitmen mengawal, mereplikasi, dan memperluas jangkauan program agar seluruh lapisan masyarakat merasakan dampaknya.

Targetnya jelas: mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Camat Mande Raih Piagam dari Menteri Hukum RI di Puncak HJC ke-349
Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon
Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah
Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla
Lahan Koparasi Merah Putih Di ambil sama Ahli Waris sambil Bertahan hidup di Gubuk, beratapkan terpal
Kapolres Cirebon Kota Berikan Penghargaan kepada 51 Personel Berprestasi, Dua Anggota Raih Hadiah Umrah
Kebun Tebu di Kajen Terbakar Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah, Tiga Lahan Warga Terdampak
Berita ini 27 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Camat Mande Raih Piagam dari Menteri Hukum RI di Puncak HJC ke-349

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Senin, 13 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon

Senin, 13 Juli 2026 - 17:12 WIB

Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:39 WIB

Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru