Puskesmas Sukanagalih Luncurkan “Kampung Emas Mentari” untuk Tekan Stunting dan AKI-AKB

Rabu, 20 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR — Puskesmas Sukanagalih, Kecamatan Pacet meluncurkan inovasi “Kampung Emas Mentari” sebagai upaya terintegrasi menekan anemia, stunting, serta Angka Kematian Ibu dan Bayi/AKI-AKB. Program berbasis kolaborasi Pentahelix itu resmi diperkenalkan Rabu, 20/8/2025.

Kepala Puskesmas Sukanagalih Utari Doriomas mengatakan, masalah gizi dan kematian ibu-bayi tidak bisa ditangani sektor kesehatan saja. Karena itu “Kampung Emas Mentari” mengintegrasikan peran kecamatan, pemerintah desa, kader, LSM, tokoh agama, swasta, akademisi, hingga media massa.

“Kunci utama keberhasilan Kampung Emas Mentari adalah gotong royong,” ujar Utari.

Inovasi ini sudah diterapkan sejak 2024 di kampung percontohan wilayah kerja Puskesmas Sukanagalih. Hasilnya, terjadi penurunan signifikan pada anemia ibu hamil dan remaja putri lewat pemantauan ketat serta edukasi nutrisi. Angka stunting juga turun berkat intervensi gizi spesifik dan sensitif yang dilakukan bersama lintas sektor.

Program ini juga menekan AKI dan AKB di wilayah kerja. Akses layanan kesehatan jadi lebih dekat, cepat, dan ramah. Warga pun mulai sadar pentingnya pemenuhan gizi, cek kehamilan rutin, dan PHBS.

Utari menyebut gagasan program ini berasal dari dr. Ardya Lucita, dokter umum yang bertugas di Puskesmas Sukanagalih. Ke depan, Puskesmas bersama seluruh aktor inovasi berkomitmen mengawal, mereplikasi, dan memperluas jangkauan program agar seluruh lapisan masyarakat merasakan dampaknya.

Targetnya jelas: mewujudkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Berita Terbaru