Prof. Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional Minta Presiden H. Prabowo Subianto Cepat Antisipasi Dampak Konflik Israel-Iran terhadap Ekonomi Nasional

Minggu, 29 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, – Konflik bersenjata yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat telah mengguncang harga minyak dunia yang kini mendekati 80 dolar AS per barel. Situasi ini bukan hanya ancaman regional, tetapi juga menjadi alarm global yang patut diwaspadai oleh pemerintah Indonesia.

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH, Pakar Hukum Internasional dan Ekonomi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dampak ekonomi dari konflik tersebut. Ia mengingatkan bahwa Indonesia sangat rentan terdampak, khususnya pada sektor subsidi energi, nilai tukar rupiah, serta kestabilan harga kebutuhan pokok.

“Sebagai anak bangsa yang mencintai negeri ini, saya titip harapan kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, agar sigap dalam mengantisipasi dampak dari krisis global ini. Jangan sampai rakyat kecil kembali menjadi korban ekonomi dari konflik yang terjadi di luar negeri,” ujar Prof. Sutan, Senin (23/6).

Ia menekankan bahwa lonjakan harga minyak mentah akan langsung membebani APBN, terutama pos subsidi BBM yang tahun ini dianggarkan sebesar Rp26,7 triliun. Jika tidak segera diantisipasi, lonjakan harga energi akan memicu efek domino: biaya logistik naik, harga bahan pokok melonjak, daya beli rakyat makin tertekan.

“Kami percaya Pak Presiden paham strategi pertahanan. Tapi saat ini, musuh kita bukan hanya ancaman senjata, melainkan gejolak ekonomi global. Maka, kebijakan fiskal dan proteksi ekonomi rakyat harus segera diperkuat,” tegas Prof. Sutan, yang juga Presiden Partai Oposisi Merdeka dan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu ASS SAQWA PLUS – Jakarta.

Ia juga mengingatkan bahwa jika konflik berkepanjangan dan Iran menutup Selat Hormuz, jalur utama perdagangan minyak dunia, maka dunia akan menghadapi gelombang baru krisis energi yang bisa sangat berat bagi negara berkembang seperti Indonesia.

“Saya mohon dengan rendah hati kepada Presiden H. Prabowo Subianto: susun skenario darurat ekonomi. Perkuat ketahanan energi nasional. Jangan tunggu sampai rakyat tercekik baru kita bergerak,” tutup Prof. Sutan

Narasumber: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH Pakar Hukum Internasional dan Ekonomi Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii – Mantan Preman Indonesia Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu ASS SAQWA PLUS – Jakarta Call Center 08118419260

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31