PPDB SMPN 11 di Kota Cirebon diduga Penuh Dengan Rekayasa.

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews/ Kota Cirebon, Penerimaan Peserta Didik Baru adalah sistem yang digunakan oleh sekolah untuk menerima siswa baru di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. PPDB bertujuan untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel.

Penerimaan Peserta didik Baru di Kota Cirebon Tahun 2025 masih syarat dengan Rekayasa, hal ini di sampaikan oleh Zeki salah satu orang tua murid kepada wartawan pada Sabtu 12 juli saat di temui di depan SMPN 11 Kota Cirebon.
Sabtu 12 Juli 2025 Zeki datang ke SMP N 11 untuk menanyakan terkait anaknya yang tidak di terima oleh sekolah tersebut padahal menurut Zeki jarak tempuh dari tempat tinggalnya tidak jauh-jauh amat tapi kenapa tidak masuk ujar Zeki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan pula pihaknya telah telah menghubungi pihak Disdik kota Cirebon ibu Ade melalui no Telefon Cellular nya tapi tidak di respon, sedangkan menurut ketua panitia penerimaan SMP N 11 kota terkait penerimaan peserta didik baru merupakan wewenang ibu Ade kata ketua panitia SMP N 11 kepada zeki.

Zeki yang merupakan aktivis antikorupsi yang sudah berkiprah sejak tahun 1998 jelas menuding adanya rekayasa dalam penerimaan peserta didik Baru di SMP N 11 kota Cirebon hal ini di ungkapkan setelah pihaknya mendatangi panitia PPDB SMPN 11, sabtu (12/06/2025).
Menurut pengakuannya pihaknya melihat database penerimaan peserta didik Baru di SMP N 11 kota banyak anak yang asal SD dari kabupaten seperti, Desa Ujunggebng, Desa Kerandon, Sindanglaut kalioa Talun dan masih banyak lagi. Hal ini jelas ada sesuatu sehingga bisa masuk ungkap Zeki.

Pihaknya berharap Walikota Cirebon saat ini mampu melakukan perubahan terhadap kegiatan penerimaan PPDB di kota Cirebon dan prioritas untuk warga kota Cirebon harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan Pihak SMPN 11 dan Dinas Pendidikan Kota belum bisa memberikan Komentar.

 

Biro Cirebon

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Komunitas Sosial Bagong Mogok Gelar Khitanan Masal Gratis di Cikalongkulon Cianjur Sambut 1 Muharram 1448 H
Kasus Perusakan Pos Parkir Pasar Induk Cianjur Masih Misterius, Dugaan Perebutan Lahan Parkir Menguat
Solusi Sibuk Kerja: ATR/BPN Cilacap Buka Layanan Pertanahan Akhir Pekan “PELATARAN”
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:15 WIB

Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:54 WIB

Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:12 WIB

“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”

Berita Terbaru