Polres Cirebon Kota Melaksanakan Simulasi Sispamkota Dalam Rangka Menghadapi Kontijensi Pada Tahapan Pemilu 2024

- Penulis

Selasa, 12 September 2023 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News. Id. POLRES CIREBON KOTA,-Polres Cirebon Kota (Ciko) menggelar simulasi Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota) dalam rangka menghadapi
kontijensi pada tahapan Pemilu 2024.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Cirebon Kota melakukan sejumlah aksi pengamanan unjuk rasa yang dilakukan masyarakat.

Kegiatan Simulasi Sispamkota di laksanakan di depan Balai Kota Cirebon di pimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto S.Ik.,M.M, pada hari Selasa, (12/09/2023)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto S.Ik.,M.M melalui Kabag Ops Polres Cirebon Kota, Kompol Acep Hasbullah S.H.,M.H menuturkan, kehadiran Simulasi Sispamkota dilakukan
dalam rangka penanganan aksi unjuk rasa pada tahapan Pemilu 2024 sesuai dengan undang-undang atau Peraturan Kapolri (Perkap).

Diungkapkan Kabag Ops, Simulasi tingkat Polres Cirebon Kota dimulai situasi dari indikator hijau dan kuning. Sementara untuk indikator merah apabila situasi sudah chaos.

“Untuk tingkat Polres Cirebon Kota Pelaksanaannya hanya sampai indikator kuning saja,” ungkapnya.

Kabag Ops menjelaskan, indikator hijau dapat diartikan masyarakat unjuk rasa masih dalam penyampaian pendapat secara datar. Sedangkan indikator Kuning masyarakat unjuk rasa sudah ada teriakan pelemparan terhadap petugas pengamanan.

Adapun yang disimulasikan hari ini yakni saat masyarakat melakukan kampanye ada suatu perselisihan diantara masing-masing pasangan calon (Paslon).

“Pada situasi hijau dari tim negosiator akan mengamankan menekan situasi tetap aman namun situasi meningkat menjadi kuning Tim Rainmas akan turun mendesak massa mundur dan sterilisasi,” jelasnya.

Ditambahkan Kabag Ops, untuk pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024 mendatang, pihaknya akan mengerahkan 2/3 atau 500 personel.

“Untuk titik rawan kita akan maping daerah mana yang masuk dalam kategori tersebut,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung,situasi berjalan dengan aman dan kondusif.

Laporan: Wadira

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru